Mengungkap Fakta Dibalik Berita

64 Persen SMA Negeri dan Swasta di Sumsel Terapkan K-13

0 51

PALEMBANG, rakyatrepublika.com –

‎Dalam rangka penerapan K-13 khusus untuk tingkat SMA yang ada di Sumsel baru mencapai 64 persen, pasalnya masih ada beberapa sekolah menerapkan Kurikulum 2006 (KTSP) dan ada juga masih ada beberapa SMA menunggu akreditasi.
Kasi Kurikulum SMA Disdik Sumsel, Arwan mengatakan bahwa untuk saat ini sebanyak 601 SMA Negeri dan Swasta yang baru terdaftar di Dinas Pendidikan Sumsel. Bahkan untuk penerapan K-12 telah berjalan secara bertahap.
“Diketahui sudah hampir 64 persen SMA telah menerapkan K-13, dan sisanya masih 36 persen masih menggunakan kurikulum KTSP. Untuk kurikulum keduanya sama saja, namun penilaiannya dan pembelajarannya sedikit berbeda,” ujarnya Arwan Rabu (1/11/2017).
Lanjut Arwan, dimana tentang aturan penerapan K-13 tidak bisa dilakukan secara keseluruhan, akan tetapi pada tahun 2019 nanti semua sekolah baik tingkat SD, SMP, SMA/SMK harus K-13. “Syarat dalam K-13 sudah pasti sekolah itu sudah perna meluluskan siswanya, dan juga berakreditasi. Memang ada beberapa SMA Negeri menggunakan Kurikulum KTSP, soalnya mereka ada yang belum siap, kita juga tidak bisa memaksa, namun pada tahun kedepan kemungkinan semua sekolah sudah harus siap menerapkan K-13,” katanya.
Ia pun berharap kedepan untuk semua sekolah harus bersiap diri. Sebab pelatihan K-13 akan dilakukan secara bertahap, kalau kendala sendiri sebetulnya tidak ada. Semua sarana dan prasaran SMA saat ini sudah cukup baik, apalagi sudah hampir sebagian SMA menggunakan Ujian Nasional Berbasis Nasional (UNBK).
“Ya, kalau sudah menerapkan itu sudah pasti sekolah sudah siap, kita maunya Kepala Sekolah mencontoh dan melatih para guru nya sehingga saat tiba giliran K-13, jadi mereka tidak terkejut lagi, sebab Kepala sekolah sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi kurikulum, memiliki posisi yang ditunjang oleh para pengawas sekolah sebagai pemantau, pembina, penilai dan pembimbing kepala sekolah dan guru dalam penyelenggaraan pendidikan, termasuk dalam mengimplementasikan K-13 ini,” pungkasnya.‎
 
 
R‎eporter : Hasan Basri
Editor      : Arman
Posting   : Angga

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.