Mengungkap Fakta Dibalik Berita

878 Siswa SMKN 2 Palembang Jalani Uji Kompetensi

0 134

PALEMBANG, rakyatrepublika.com-Saat ini sekolah kejuruan yang di ikuti 878 siswa di SMK Negeri 2 Palembang telah melaksanakan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK).

Uji kemampuan ini dapat menyerap materi yang diajarkan di sekolah dan yang diterima melalui Prakerin (praktik kerja industri) di lapangan. Semuanya diaplikasikan dalam Ujian Kompetensi Keahliah (UKK) dengan 8 Program Didikan (PRODI) yang ada di sekolah tersebut.

Kepala SMKN 2 Palembang Drs H Zulkarnain MT menjelaskan, ujian yang dilakukan merupakan rangkaian dari pendalaman kemampuan siswa melalui ketrampilan yang diterima melaui pelajaran di sekolah. Oleh karena itu, sebelum dilakukan UN, para lulusan SMK harus mengikuti UK. Tujuan pelaksanaan ujian kompetensi dapat mengasah kemampuan anak agar siap bersaing dalam dunia kerja dengan membawa sertifikat kompetensi yang didapat melaui uji kompetensi tersebut.

“Kita tahu SMK sendiri ada beberapa paket keahlian, makanya disesuaikan dengan kompetensi keahlian yang dipelajari selama proses pembelajaran di SMK,” katanya ketika ditemui diruang kerjanya, Senin (12/3/2018).

Ujian yang dilakukan itu, pihak sekolah bekerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) yang menjadi pihak penguji ekternal sekolah dan navigasi sebagai pihak internalnya. Ujian tersebut dilakukan dengan menguji kemampuan anak secara materi hingga melakukan praktik secara langsung.

“Dari 8 paket keahlian diantaranya Teknik Gambar Bangunan, Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik, Teknik Mekatronika, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Geomatika, Teknik Sepeda Motor dan Teknik Pemesinan. Semua paket tersebut memiliki materi UK tersendiri, apalagi di SMK ini pembelajaran dibagi 2 macam 60 persen praktek dan 40 persen materi umum. Jadi sebelum lulus, siswa harus lulus UK dahulu. Karena mereka akan dapat sertifikat dan diakui kalau mereka lulus ini siap bekerja,” jelasnya.

“Untuk jadwal UK sendiri telah digelar pada bulan lalu hingga sekarang, dan beberapa hari ini jadwal UK akan selesai. Sebab sesuai keahlian memiliki waktu yang lama untuk di uji, seperti Teknik Mesin dan Motor, sebab untuk waktu pengujian bisa sampai 1 minggu dan 1 bulan. “Soalnya untuk alat praktek yang kita punya terbatas, sedangkan siswa di Teknik Motor dan Permesinan lebih banyak. Alhamdulilah sebagian besar siswa sudah mengikuti UK,” ungkapnya.

Sementara itu, Penguji Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik dari Polsri Siswandi mengatakan sebagai penguji tentu para siswa SMK harus lulus UK, dari penglihatan SMK jurusan Teknik Listrik mengagumi lantaran siswa ini lebih cepat mengerjakan UK, seperti merakit intalasi listrik.

“Bagi yang lulus ini, kita lihat memang mereka siap terjun kerja ke dunia industry, walaupun ada sebagian siswa melanjutkan Polsri,” katanya.

Ia pun menambahkan, untuk penilaian yang ia berikan kepada para siswa yang mengikuti ujian kompetensi tersebut baik. Dirinya menilai peserta mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di sekolah dalam praktik lapangan dengan baik.Hampir 99 persen berhasil. Meskipun ada beberapa saja lantaran gugup dan mau cepat.

“Dalam tes UK ini, perlu diingat mereka harus lebih teliti dan sabar karena salah merakit, maka berakibat fatal atau tidak sesuiai harapan, demgan adanya Ujian Kompetensi ini kita bisa melihat kalau mereka memang siap memasuki dunia kerja nantinya,” pungkasnya.

Reporter : Hasan Basri
Editor      : Arman

Leave A Reply

Your email address will not be published.