Mengungkap Fakta Dibalik Berita

AKBP Amazona : Sumsel Masih Rawan Peredaran Narkoba

0 142

PALEMBANG, rakyatrepublika.com-
Terkait adanya penemuan ladang ganja di kabupaten Empat Lawang dan Lahat beberapa waktu lalu, Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, AKBP Amazona Pelamonia mengatakan bahwaini pihaknya pun sudah mendapatkan informasi tentang adanya ladang ganja di lokasi lain.

Namun, saat ini pihaknya masih perlu mengembangkan penyelidikan lebih mendalam. “Perlu dipastikan dulu kebenaran informasi tesebut. Kalau memang benar ada, maka akan kita sikat,” ujarnya, Kamis (23/11/2017).

Dirinya menambahkan, tidak menutup kemungkinan melakukan pemantauan melalui jalur udara dengan menggunakan helikopter atau drone. Namun ini juga masih perlu dipastikan terlebih dahulu di lapangan apakah benar di tempat tersebut ada ladang ganja atau tidak.

Mantan Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI) ini menyebutkan, Indonesia termasuk Sumsel masih menjadi sasaran empuk peredaran narkoba dari luar negeri karena harga jualnya yang tinggi.

“Di sini satu jie pun bisa sampai Rp 2 juta, makanya para bandar internasional masih menjadikan Indonesia sebagai pasar utama. Selama ada permintaan, pasokannya pun akan tetap ada,” katanya.

Saat ini, pihaknya masih fokus ke seluruh jalur peredaran karena pintu masuk narkoba ke Sumsel tidak hanya satu jalur saja melainkan jalur darat, laut, maupun udara. Bahkan di Sumsel ini masih rawan akan peredaran narkoba.

“Jenis narkoba yang paling banyak masuk ke Sumsel itu adalah sabu, disusul ineks, kemudian ganja. Untuk peredaran narkoba jenis baru belum terpantau masuk ke Sumsel,” pungkasnya.

Reporter : Meyda Sari
Editor   : Arman
Posting  : Angga

Leave A Reply

Your email address will not be published.