Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Alex Nourdin Buka Sriwijaya Open 2018

0 112

PALEMBANG, rakyatrepublika.com-

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, yang juga Ketua Umum Pemprov Perbakin Sumsel resmi membuka kejuaraan menembak Sriwijaya Open tahun 2018. Kegiatan ini dalam rangka test event road to Asian Games tahun 2018 di Shooting Range Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Jum’at (6/7/2018).

Pembukaan Sriwijaya Open 2018, ditandai dengan penembakan balon yang dilepas ke udara oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin menggunakan senjata jenis softguns Beretta Gardone VT 682.

Sriwijaya Open 2018 yang melibatkan 307 atlet dari 21 Provinsi di Indonesia ini, dihadiri oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara dan Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial. Juga dihadiri oleh M.Tr (Han) serta Wakil Ketua Perbakin Sumsel, Wasista Bambang Utoyo.

Dalam sambutan nya, Alex Noerdin mengatakan kalau venue Shooting Range tersebut belum diresmikan yang digelar hanya test event. Namun pada pertengahan bulan Juli nanti akan diresmikan Presiden RI bersama dengan venue lainnya seperti venue Dayung dan venur Bowling juga venue Panjat Tebing serta venue Volly Pantai juga venue- venue lainnya.

“Inikan kita test event, untuk mengetes seluruh peralatan yang ada dan yang paling penting itu adalah sumber daya manusianya. Karena itu yang penting, oleh karena itu diperbantukan dari Perbakin,” ujar Alex.

Alex juga mengatakan, saat memasuki kawasan JSC dirinya sangat terharu dan kagum karena semua proyek yang dikerjakan bukan proyek mercusuar selain didalamnya fasilitas olahraga standar Olympic yang mengagumkan.

“Tidak mudah membangun ini, pertama waktu yang sangat sempit lalu dana tidak ada kemudian tidak semua orang percaya. Banyak sekali orang mempertanyakan apa itu Asian Games lalu menyebut proyek mecusuar terlalu mewah, padahal standarnya memang harus begini dan tidak boleh dikurangi,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Perbakin Sumsel, Wasista Bambang Utoyo mengatakan, tujuan dilaksanakannya Sriwijaya Open untuk mengetahui kesiapan sarana dan prasarana venue serta peralatan dan seluruh aspek pendukung yang akan digunakan pada pelaksanaan Asian Games nanti.

“Mematangkan sistem kerja lalu koordinasi dan komunikasi serta sebagai ajang latihan para atlet menembak menjelang Asian Games itu tidak mudah, apalagi peserta meliputi perwakilan dari 21 Provinsi se-Indonesia dengan jumlah atlet sebanyak 307 atlet,” pungkasnya. (Ril)

Editor : Mella

Leave A Reply

Your email address will not be published.