Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Alfajri Zabidi: Ada Tiga Daerah Untuk Madrasah Belum Laksanakan UNBK

0 177

PALEMBANG, rakyatrepublika.com-
Tidak seperti SMK dan SMA yang mana pelaksanaan UN Berbasis Komputer (UNBK) sudah diatas 80 persen, Namun untuk di tingkat MA hanya separuh yang menggelar UNBK. Sementara sisanya masih UN Kertas Pensil (UNKP).

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Agama (Kemenag provinsi Sumsel, H.M. Alfajri Zabidi, S.Pd, MM, M.Pd.I mengatakan, berdasarkan data yang tercatat ada 12.178 siswa untuk MA yang ikut UN. Dimana 50.47 persen diantaranya sudah menggunkan sistem UNBK yakni 6137 orang Sisanya yakni 6041 peserta masih menggunakan UNKP. Sebagian besar banyak juga madrasah yang masih menumpang ke sekolah lain demi melaksanakan UNBK.

“Saat ini memang terjadi peningkatan madrasah yang sudah melaksanakan UNBK. Terbukti hanya ada tiga daerah di Sumsel yang tidak bisa melaksanakan UNBK. Tiga daerah itu yakni Empat Lawang, OKUS dan Muratara yang belum melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),” ujarnya.
Ia mengungkapkan, MA dan MTs Negeri yang belum melaksanakan UNBK rata-rata berada di tiga daerah tersebut terkendala sarana seperti komputer dan jaringan. “Jadi tahun ini kita tidak bisa memaksa untuk melaksanakan UNBK,” jelasnya.

Apalagi kebanyakan di daerah UNBK di madrasah baru tahun ini dilaksanakan. Kendati demikian, ia berharap tahun depan semua MA dan MTs negeri dapat melaksanakan UNBK.

“Yang jelas pelaksanaan UNBK lebih efisien dari segi pengawasan dan siswa lebih disiplin serta mandiri dalam menjawab soal,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, madrasah yang terkendala dari segi sarana seperti komputer bisa meminta bantuan dari orang tua siswa dengan catatan tidak menentukan nominal uang sumbangan untuk pembelian komputer. Selain itu, siswa yang tidak mampu tidak boleh diminta uang sumbangan.

“Berdasarkan Peraturan Kementrian Agama Nomor 66 tahun 2016, madrasah diperbolehkan meminta bantuan sumbangan kepada orang tua siswa untuk pembelian sarana. Tapi siswa kurang mampu tidak boleh diminta sumbangan,” pungkasnya.

Reporter : Hasan Basri
Editor       : Arman

Leave A Reply

Your email address will not be published.