Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Bacah yang Hilang di Sungai Lamatang Masih Dilakukan Pencarian

0 4

MUARAENIM,RakyatRepoblika.com – Sungai Lamatang kembali memakan korban kali ini seorang bocah bernama Rafen Arsedo (10), warga Dusun 5 Desa Gunung Megang Luar Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan pada Minggu (02/08/2020), sekitar pukul 14:02 WIB hanyut dibawarus yang deras

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban Rafen Arsedo Bin Benu (10), bersama rekan-rekannya tengah mandi di aliran Sungai Lematang namun naasnya ia diduga tenggelam di aliran sungai lematang dan hingga sekarang belum ditemukan jasatnya.

Peristiwa tersebut, sempat memebuat geger ditengah masyarakat yang saat itu warga yang tak jauh dari sungai tengah duduk di sebuah bangku dan mendengar teriak minta tolong dari teman-teman korban.

“Ya, kami mendengar teriakan minta tolong langsung menuju ke tempat kejadian Perkara (TKP) dan berusaha mencari korban namun aliran sungai begitu deras sehingga kami tidak dapat menemukanya, ” ujar para warga yang ikut mencari Refan.

Pencarian Bocah Tenggelam Belum Sungai Lamatang (Poto :istimewa)

Dikatakan, dikarenakan korban tidak juga muncul lalu langsung memberitahu tahu warga lain perihal kejadian ini hingga keadaan ramai dan juga melaporkan kepihak berwajib.

Kapolres Muara Enim AKBP. Doni Eka Syahputra,SIK, melalui Kapolsek Gunung Megang AKP. Herli Setiawan, membenarkan adanya laporan peristiwa tersebut dan dia menerangkan sampai saat ini korban masih dalam pencarian.

“Ya, ada bocah tenggelam di wilayah hukum kita tadi siang pukul 14:01 Wib,  dan kita telah melakukan upaya dengan mendatangi  TKP, kemudian melakukan pencarian korban bersama pihak terkait serta Intrograsi lisan para saksi yang melihat kejadian tersebut,” ungkap AKP Herli pada awak media(02/08/2020).

Sementara akibat peristiwa tersebut, kini korban tengah dalam pencarian tim BPBD Gunung Megang, Polsek, Koramil, dan masyarakat serta pihak

Sementara itu Petugas Com Centre Basarnas Sumsel mendapat informasi kejadian ini dari, Edi, personel Damkar Muara enim pada Minggu (02/08/2020), sekitar Pukul 18.45 WIB.

Berbekal informasi ini, Kepala Kantor Basarnas Sumsel Herry Marantika, S.H., M.Si, mengerahkan 6 orang personel Rescue Pos SAR Pagaralam untuk menuju lokasi kejadian guna melakukan proses pencarian terhadap korban.

Menurut Hery, selain menerjunkan personil, peralatan seperti Rubber Boat, alat selam, peralatan medis, komunikasi dan evakuasi juga ikut diterjunkan guna membantu pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan (Operasi SAR).

Dilokasi Team Rescue Basarnas Pos SAR Pagaralam akan berkoordinasi dan mengkoordinir unsur SAR gabungan untuk melakukan operasi SAR tersebut.

Unsur SAR gabungan terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, Pemda setempat seperti pihak desa, BPBD, pihak medis terdekat serta unsur potensi SAR lainnya yg disesuaikan dengan kebutuhan dilapangan.

“Semoga dengan banyaknya personel yang ikut membantu dalam proses pencarian ini, mudah-mudahan korban dapat segera ditemukan,” harap Hery.,

 

(ji/sp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.