Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Berawal Dari Staf, Kini Menjadi Kepala Rutan

0 106

PALEMBANG, rakyatrepublika.com-

Mengawali karir sebagai staf di lapas klas1 A Palembang pada tahun 2002 sebagai staf, Mardan SH kelahiran palembang 14 Mei 1971 ini terus menapaki karir hingga saat ini menjabat sebagai Kepala Rutan Klas 1A Palembang.

Suami dari Yeni Anggraini dan ayah dari Astrid Mayenda Tama serta Ruwinda Mayenda ini mengatakan motivasi dari pimpinan yang memacu semangat dalam melaksanakan tugas.

“Setelah menjadi staf, Tahun 2002-2008 saya menjadi kepala Seksi di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Rampasan Negara klas 1 Palembang, kemudian tahun 2008-2017 Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Rampasan Negara di Baturaja lalu pada tahun 2017 hingga sekarang sebagai Kepala Rumah Tahanan Klas 1A Palembang,” ujarnya kepada rakyat republik auto.com, Senin (25/3/2019).

Saat ditanya mengenai suka dan dukanya dalam menjalankan tugas, Mardan menyebutkan kalau lebih banyak suka karena dalam menjalankan tugas dirinya bisa berkreasi, bersosialisasi, baik itu hubungan internal dan eksternal dengan seluruh lapisan masyarakat.

“Kalau duka nya dalam keterbatasan waktu bersama keluarga, sedikit sekali waktu yang dapat diluangkan. Namun, justru keluargalah yang mendukung hingga dapat melakukan pekerjaan dengan hati,” imbuhnya.

Saat ini, ujar Mardan, program Rutan klas 1A Palembang adalah Hapiz Qur’an untuk narapidana muslim, sementara untuk non muslim adalah ceramah agama dan ibadah bersama.

“Meski terkadang terdengar di telinga dan jadi beban mental saat ada isu yang mengatakan bahwa masih banyak yang melakukan tindak pidana dalam lapas, perlu diketahui memang berat bagi kami untuk menciptakan suatu lingkungan yang harmonis namun kami yakin kami mampu membuat perubahan terhadap para narapidana karena
warga binaan sebenarnya bukanlah orang yang jahat namun ada permasalahan individu yang membuat mereka harus disini,” pungkasnya. (Mella)

Leave A Reply

Your email address will not be published.