Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Disdik Kota Palembang Gelar Lomba MTQ Secara Online

0 4

PALEMBANG – Menyemarakkan bulan suci Ramadan dan menumbuhkan kecintaan Alquran di kalangan para pelajar di Kota Palembang, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang menggelar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) secara virtual mengingat situasi Pandemi Covid-19.

Pembukaan terbatas MTQ di tingkat SD/MI, SMP/MTS,SMA/MA dan SMK se-Kota Palembang negeri dan swasta diselenggarakan selama 6 hari, mulai tanggal 16 April 2021 hingga 1 Mei 2021 di Aula lantai dua Disdik Kota Palembang bersama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palembang lomba dilaksanakan secara online (virtual).

Dikatakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palembang, Faisal AR, dengan adanya kegiatan pembukaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Pemerintah Kota Palembang sangat menyambut antusias.

Faisal pun mengaku dalam pelaksanaan pembukaan MTQ ini para pesertanya sudah melakukan berbagai pembinaan yakni latihan dan lain sebagainya.

“Kami berharap ke depannya dengan melakukan berbagai pembinaan yakni latihan dan lain sebagainya mudah-mudahan dalam merebutkan piala Wali Kota Palembang di Bulan Suci Ramadan ini,” katanya.

Senada dikatakan, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) kota Palembang, Ahmad Zulinto menjelaskan, lomba MTQ merebutkan piala Walikota Palembang.

Lanjut Zulinto, di bulan Ramadan pihaknya mengadakan dua kegiatan, pertama Pesantren Ramadan secara virtual dengan mengirim video oleh guru-guru di sekolah. Kedua, melaksanakan lomba-lomba MTQ termasuk dan di dalamnya juga ada hadrah.

“Pesertanya sudah mencapai 751 peserta yang dilaksanakan secara virtual, mereka mengirim video dan itu dinilai oleh tim juri, dewan hakim ini lain. Setelah itu dibuat babak penyisihan nya, selanjutnya untuk babak final ada 6 orang setiap tingkat ini dan akan kita finaliskan di kantor kita sini (Disdik kota Palembang),” terangnya.

Selama ini peserta MTQ diambil dari kabupaten kota lain. Bahkan kurang perhatian dari pemerintah setempat. Tak mau seperti itu, ia pun akan memberi penghargaan kepada peserta MTQ yang hafal Alquran-nya baik agar masuk ke sekolah tingkat lanjut tanpa biaya dan tanpa tes.

“Artinya ini menarik perhatian yang serius, jangan sampai anak-anak berprestasi yang baik ya, yang pinter membaca Alquran saya akan memohon melalui daripada Kepala SMA Negeri supaya direkomendasi untuk masuk ke sekolah negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag kota Palembang, Deni Priansyah mengatakan, dalam masa pandemi Covid-19, lomba-lomba ini sekaligus dapat mengintegrasikan pembelajaran jarak jauh dan pelaksanaan ibadah.

“Kegiatan MTQ ini sebagai modal hidup ke depan, artinya mereka (siswa) dibekali dengan agama yang kuat, sehingga mereka mempunyai ilmu akhlak yang baik. Dan ini tanggungjawab kita semua,” katanya.

Peserta MTQ ini, tak hanya lomba membaca Alquran saja, namun ada juga lomba kesenian hadrah (rebana). “Pada akhirnya nanti kita akan menemukan bibit unggul dari peserta MTQ ini,” jelasnya.(Ari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.