Mengungkap Fakta Dibalik Berita

DPD RI Minta Masyarakat Papua Tak Rayakan HUT OPM

0 16

JAKARTA, rakyatrepublika.com-

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono berharap Organisasi Papua Merdeka (OPM) melalui tanggal 1 Desember 2019 ini dengan biasa-biasa saja dengan tak lagi merayakan HUT OPM. Sebaiknya ke rumah ibadah menjelang Natal 25 Desember dan berdoa untuk kedamaian dan kesejahteraan masyarakat Papua.

“OPM itu persoalan latin dan kadang muncul kadang tidak. Tapi, kan pada (24 September, kasus rasis) lalu sudah muncul, dan menimbulkan konflik. Jadi, sudahlah kini memasuki natal dan tahun baru 2020 ini menyelesaikan masalah bangsa ini dengand damai,” tegas Nono di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Menurut Nono, Natal itu membawa spirit damai di bumi, damai di Papua, dan damai di Indonesia. “Mari kita menatap ke depan dan generasi Papua sekarang ini tak usah mewarisi sejarah kelam masa lalu. Tapi, ayo membangun Papua dalam bingkai NKRI,” ujarnya.

Menyinggung TNI/POLRI di Papua dan Papua Barat, Nono menilai aparat itu dikirim dan ditarik dari lapangan sesuai dengan kebutuhan. “Ya, mesti bertahap. Nanti intelejen yang bekerja. Sebab,TNI/Polri juga ingin merayakan tahun baru dan Natal dengan damai di rumah masing-masing,” pungkasnya.

Sebelumnya pada 1 September 2019 lalu, sebanyak 6.000 personel Polri-TNI dikirim ke Papua dan Papua Barat menyusul adanya kerusuhan saat demo protes tindakan diskriminasi dan penghinaan ras Papua dalam dua pekan terakhir.

Ke 6.000 pasukan itu disebar di sejumlah titik seperti di Manokwari, Sorong, Paniai Deiyai, Nabire, Fakfak. Tito menambahkan, pihaknya juga masih menyiapkan beberapa personel yang siap untuk ditugaskan ke Papua dan Papua Barat.

Reporter : Achmad Munif

Leave A Reply

Your email address will not be published.