Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Dua Jambret Babak Belur Dihajar Massa Usai Beraksi

0 236
PALEMBANGrakyatrepublika.com-
Zainal Abidin (30) warga jalan Mayor Zen lorong Serius kelurahan Sei Selayur kecamatan Kalidoni Palembang dan AS (17) yang merupakan pelajar Siswa SMA. Keduanya babak belur dihakimi massa ketika melakukan aksi jamretnya kepada korban Fery Johanes Aritonang. Tak lama kemudian polisi melakukan patroli melintasi lokasi kejadian dan memgamankan kedua tersangka ke Mapolsek Kalidoni guna di proses lebih lanjut.

 

Peristiwa perampasan ponsel terjadi di jalan Prajurit Nazaruddin kelurahan Kalidoni kecamatan Kalidoni, Palembang, Sabtu (26/1/2018) sekitar pukul 21.00 WIB. Dimana Malam itu awalnya korban bersama rekannya tengah melajukan motor dilokasi kejadian. Secara mendadak motor mereka dari arah samping kanan, tiba-tiba salah satu pelaku langsung merampas ponsel korban.

 

Korban yang kaget namun cepat sadar, lantas mengejar para pelaku. Sekitar jarak 500 meter, motor pelaku oleng lantaran panik, hingga terjatuh. Saat itulah korban meneriaki jambret. Seketika itu juga para pelaku jadi sasaran amuk massa.

 

“Itu Zainal yang ngajak, waktu lihat di depan ada yang lagi main ponsel lalu ngomong. Ambillah jadi langsung aku sambar, aku yang eksekusi tapi panik karena dikejar korban dan warga sekitar yang melihat, sehingga kami pun terjatuh,” ungkap pelaku AS ketika diamankan di Polsek Kalidoni Palembang, Minggu (27/1/2018).

 

Sementara itu, Kapolsek Kalidoni Palembang AKP Yulia Farida ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan dua pelaku jambret bermotor. Kini kedua pelaku masih dalam pemeriksaan petugas.

 

“Dari tangan tersangka kita amankan barang bukti berupa satu unit motor Honda Vario warna merah BG 2841 AAB dan sebuah ponsel merek Advan warna gold. Pelaku kita jerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancamannya 5 tahun,” pungkasnya.

 

Reporter : Meyda Sari
Editor      : Arman

Leave A Reply

Your email address will not be published.