Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Kakek Penjual Es Kehilangan Motor Saat Berjualan

0 137

PALEMBANG, RakyatRepublika.com-

Sungguh malang dialami oleh kakek Zakaria berusia 74 tahun ini, dirinya harus kehilangan motor yang sehari- hari biasa digunakan untuk mencari nafkah dengan berjualan es.

Peristiwa itu sendiri terjadi Selasa (6/4/2021) siang sekira pukul 13.00 WIB, dalam postingan yang diunggah oleh akun facebook Desmala Santi ini tampak kakek berkemeja biru langit dengan menggunakan celana levis tersebut sedang duduk sambil memegang STNK motornya.

“Bapak ini yg biasa jualan es krim area sukabangun 2 sampe sukarame, barusan motor utk jualan es krim miliknya dicuri orang di sekitaran tembusan daerah sukabangun 2 Davinci,” demikian isi tulisan akun Desmala Santi dalam postingan di facebooknya.

Belakangan diketahui, kalau Kakek Zakaria yang berusia 74 tahun ini tinggal bersama istri dan anak bungsunya di jalan Serasi, kelurahan Kebun Bunga, kecamatan Sukarami Palembang.

Saat ditemui, Kakek Zakaria sedang duduk di depan kontrakan yang ditempatinya bersama istri dan anak bungsunya. Usai kejadian tersebut, kakek Zakaria tidak dapat lagi berjualan es krim karena tidak memiliki kendaraan.

Kedatangan wartawan pun disambut baik oleh kakek Zakaria, meskipun sudah tua dan kulitnya pun sudah tampak keriput, kakek Zakaria tampak masih gagah.

Diceritakannya, aksi pencurian sepeda motor tersebut berawal saat dirinya yang berjualan Es krim di Sukabangun 2 berhenti karena ada sejumlah orang yang membeli dagangannya.

Kakek Zakaria memang rutin berjualan di wilayah Sukabangun 2 tersebut, sewaktu kejadian bahkan pelaku sempat membeli es krim dagangan kakek Zakaria yang dimasukkan dalam tempat styrofoam.

“Waktu itu dia beli tiga es krim, belum dibayar setelah itu ada lagi ibu-ibu yang mau membeli es krim dagangan saya. Lelaki itu belum membayar es krim yang dia beli,” kenang kakek Zakaria saat menceritakan kembali peristiwa pahit yang dialaminya kepada sejumlah wartawan, Rabu (7/4/2021). 

Ketika ingin mengantarkan es krim kepada ibu ibu tersebut, lanjut kakek Zakaria, pelaku bersikeras agar dirinya segera mengantar es krim yang dipesan oleh ibu – ibu tersebut.

“Sebenarnya saya sudah curiga, karena dia (pelaku) sudah beberapa kali menguntit saya, namun saya berusaha menghilangkan rasa curiga saya tersebut. Namun benar saja, saat saya mengantar es krim pelaku membawa kabur motor saya bahkan melambaikan tangan kepada saya, sekarang saya hanya bisa berharap agar pelaku segera ditangkap dan motor saya dapat kembali kepada saya agar saya bisa kembali berjualan untuk mencari nafkah,” ujarnya dengan raut wajah sedih. 

Atas kejadian ini, kakek Zakaria belum membuat laporan mengenai pencurian motor beserta jualannya tersebut karena masih harus melengkapi berkas- berkas dari leasing agar dapat melaporkan kejadian naas yang dialaminya kepada pihak kepolisian.

Dari Pihak kepolisian yang juga telah mengetahui peristiwa tindak pidana yang dialami kakek Zakaria sudah melakukan olah TKP terkait kejadian tersebut. (Mella) 

Leave A Reply

Your email address will not be published.