Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Koramil 401-03/Babat Toman Tabur Bios 44 Untuk Netralisir Lahan Tercemar Limbah Minyak

0 72

PALEMBANG, rakyatrepublika.com-Komando Distrik Militer (Kodim) 0401/Muba melalui Koramil 401-03/Babat Toman membantu petani kelurahan Mangun Jaya kecamatan Babat Toman kabupaten Musi Banyuasin melakukan penyebaran Bios 44 terhadap tanaman sawit yang terkena limbah minyak dari sumur PT. Pertamina (Persero) yang di kelola oleh masyarakat, Selasa (9/1/2018) siang.

Kebun sawit yang terkena limbah minyak seluas 1 hektare milik Bapak Arudi (52) dalam kondisi semakin memprihatinkan, dimana penghasilan yang didapat semakin menurun dan tanaman sawit makin lama makin menguning dan bila tidak cepat diatasi bisa mati akibat limbah minyak. Melihat kondisi tersebut personel Kodim 0401/Muba turun membantu mengatasinya dengan menyebar Bios 44, yang mana Korem 044/Gapo memiliki Bios 44 yang dapat menetralisir limbah.

Komandan Kodim 0401/Muba Letkol Czi Mulyadi, S.IP. melalui Danramil 401-03/Babat Toman Lettu Inf Suhartono mengatakan, penyebaran Bios 44 ini bertujuan untuk memulihkan kembali lahan yang terkena limbah akibat dari pada kegiatan masyarakat yang melakukan pengambilan minyak secara ilegal milik PT. Pertamina (Persero) secara manual.

“Kegiatan pengolahan minyak yang dilakukan tanpa prosedur dapat mengakibatkan  kerusakan lingkungan sekitar dan merusak tanah dan tumbuhan yang ada di lokasi pengolahan,” ujarnya.

Selain itu, Danramil juga menyampaikan bahwa kegiatan penyebaran Bios 44 adalah wujud dari Kodim 0401/Muba beserta jajarannya selaku Komando Kewilayahan dalam melaksanakan Bakti TNI dengan membantu masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mensejahterakan masyarakat di wilayah binaan,” katanya.

Sementara itu, Arudi (52) pemilik kebun sawit mengungkapkan bahwa dengan adanya pengambilan minyak ilegal di sumur milik PT. Pertamina yang ada di dekat lokasi kebunnya mengakibatkan hasil panen sawit terus berkurang dan daun sawit sebagian berubah menjadi kuning tidak segar serta kondisi pohon tidak sempurna pertumbuhannya.

“Semenjak masyarakat mengambil minyak di sumur milik Pertamina secara ilegal di dekat kebun, hasil sawit kini semakin turun dan batang sawit mulai layu,” katanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 401-03/Babat Toman Lettu Inf Suhartono beserta para Babinsa dijajarannya, petugas PPL Kec. Babat Toman Sdr. Yatimin dan tokoh masyarakat dan masyarakat Kel. Mangun Jaya kec. Babat Toman Kab. Musi Banyuasin. (ril)

 

Editor : Arman

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.