Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Ormas Wajib Menjaga Stabilitas Keamanan Bangsa

0 67
JAKARTA, rakyatrepublika.com-
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta semua organisasi kemasyarakatan (ormas) terlibat aktif menjaga stabilitas politik Indonesia. Terlebih, dalam tahun politik ini potensi konflik sesama anak bangsa cukup tinggi.
“Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa adalah kewajiban semua. Organisasi kemasyarakatan harus memegang peran penting untuk mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terpancing berbagai isu yang dapat memecah belah bangsa,” yegas Bamsoet saat menerima Himpunan Pengusaha Putera Puteri Keluarga Besar TNI Angkatan Darat (Hipakad) di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (19/4/2018).
Hipakad sebagai Organisasi pengusaha yang menaungi putera puteri TNI Angkatan Darat harus menjadi garda terdepan dalam membela bangsa dan negara.
“Perjuangan saat ini bukan hanya menghadapi musuh nyata yang ingin merongrong NKRI, tetapi juga berhadapan dengan perang teknologi atau proxy war,” ujarnya.
Musuh bangsa saat ini sudah semakin canggih. Serangan yang dilakukan bukan lagi menggunakan peluru tajam. Tpi, dengan kemajuan teknologi.
Mislnya kata Bamsoet, tanpa sadar otak bangsa ini diracuni dengan berita-berita hoax ataupun hate speech yang marak berseliweran di dunia maya.
Karena itu dia meminta Hipakad dapat membantu keluarga-keluarga TNI AD yang kurang beruntung. Bantuan tersebut bisa berupa penyediaan lapangan kerja melalui wirusaha.
“Kita tahu banyak anak-anak kolong kehidupannya masih kurang beruntung. Coba lakukan pembinaan kepada mereka untuk memiliki usaha agar kehidupannya menjadi lebih baik. Ajak mereka yang tidak bekerja untuk berwirausaha,” jelas politisi Golkar itu.
Dengan demikian dibutuhkan modal yang tidak sedikit untuk berwirausaha. Karenanya, Bamsoet bersama beberapa rekan dari keluarga besar TNI, tengah mencari formula khusus untuk bisa memberdayakan anak muda yang tinggal di komplek militer.
“Salah satu upaya yang tengah kita bahas adalah bagaimana memberdayakan anak kompleks militer yang tidak bekerja sebagai ojek online. Kita bikin sistem aplikasi ojek online sendiri. Kemudian, kita berikan pinjaman motor, nanti dari hasil mengojek mereka akan menyicil pembelian motor tersebut,” ungkapnya.
Namun Bamsoet yakin jika kaum muda di komplek militer bisa terfasilitasi dengan baik, maka akan mudah untuk dilibatkan dalam bela negara.
“Saya yakin semangat nasionalisme putera puteri keluarga besar TNI tidak perlu diragukan lagi. Bila kita bisa mengayomi, tentu mereka tidak segan untuk maju terdepan dalam membela negara,” pungkasnya. (Achmad Munif)

Leave A Reply

Your email address will not be published.