Mengungkap Fakta Dibalik Berita

PTP Harus Miliki Standar Global Internasional

0 85

PALEMBANG, rakyatrepublika.com-Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI bekerja keras untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dibidang pariwisata, hal ini mengingat tingginya angka kunjungan wisatawan di Indonesia.

Salah satu yang digagas oleh Kemenpar ialah mendirikan perguruan tinggi pariwisata (PTP) yang ada dibeberapa kota di Indonesia diantaranya STP Bandung, STP Nusa Dua Bali, Poltekpar Medan, Poltekpar Makassar, Poltekpar Palembang, dan Poltekpar Lombok.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengembangan Kepariwisataan Kelembagaan Kemenpar RI, Ahman Sya usai kegiatan prelaunching SBMPTP di kampus Politeknik Pariwisata Palembang menerangkan Kemenpar bukan hanya mendirikan Perguruan Tinggi Pariwisata saja, namun PTP ini juga harus memiliki standar global internasional,” katanya, Rabu (14/2/2018).

Ahman menyebutkan, pendidikan pariwisata merupakan bagian yang sangat penting didalam pembangunn kepariwisataan di Indonesia. Dimana menurutnya, keberhasilan sektor ini akan mampu melahirkan generasi-generasi yang kompeten dibidang pariwisata.

“Keterbatasan SDM pariwisata di Indonesia menjadi masalah yang dihadapi bersama oleh berbagai daerah di Indonesia. Untuk mengatasi itulah, perlunya PTP dibawah Kemenpar ini,” ujarnya.

Dia menyebutkan, untuk menciptakan SDM pariwisata yang baik, Kemenpar membuka pendaftaran untuk menjadi mahasiswa pariwisata tahun 2018/2019 di enam PTP yang ada melalui jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi pariwisata (SBMPTP)
Nantinya dari enam PTP ini, Kemenpar akan menampung kuota mahasiswa baru sebanyak 7500 mahasiswa dengan pembagian, STP Bandung dan STP Nusa Dua Bali masing-masing sebanyak 2500 mahasiswa, Poltekpar Medan dan Poltekpar Makassar masing-masing 750 mahasiswa, serta Poltekpar Palembang dan Poltekpar Lombok masing-masing 500 mahasiswa.

“Para calon mahasiswa yang berminat ini, bisa mendaftarkan diri dengan mengakses situs www.sbmptp.kemenpar.go.id, dengan dibukanya seleksi bersama ini, dapat memudahkan bagi calon mahasiswa yang hendak mendaftar, bebas memilih,” ajaknya.

PTP yang ini juga nantinya akan memiliki tenaga pengajar yang berkompentensi, baik dari para Magister yang menekuni bidang pariwisata, maupun dari manajer perusahaan pariwisata yang telah mengikuti penyetaraan Strata dua.

“Misal General Manager Hotel yang mengikuti penyetaraan ini, bisa mengajar dibidang perhotelan,” tegasnya.

Sementara menurut Direktur Poltekpar Palembang, Zulkifli Harahap, selain melakukan prelaunching SMBPTP ini. Poltekpar Palembang juga meresmikan mobil kitchen atau yang sering disebut dengan food truck akan berada di jalanan kota Palembang. Food truck ini juga nantinya akan dioperasikan selama perhelatan Asian Games pada Agusturs 2018 mendatang.

“Kita menyiapkan 1000 mahasiswa sesuai bidang kompetensinya untuk Asian Games, fasilitas juga memadai, SDM kita siap, peralatanpun begitu,” tegasnya.

Namun food truck ini bersifat non komersil sebagai tempat pembelajaran bagi mahasiswa Poltekpar khususnya di progam studi seni kuliner.
“Ini sifatnya non komersil ya. Dengan ini diharapkan mahasiswa bisa mengikuti perkembangan atau dinamika pembuatan hingga pelayanan. Food truck ini pertama di Sumsel khusus non komersil,” pungkasnya.

Reporter : Hasan Basri
Editor      : Arman

Leave A Reply

Your email address will not be published.