Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Udin Terjaring Cipkon Karena Membawa 5 Butir Amunisi

0 49

PALEMBANG, rakyatrepublika.com-
Safrudin alias Udin (43) warga Nila Kandi kecamatan Kertapati Palembang ini terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian. Tak hanya itu bahkan Udin pun harus merasakan dinginnya sel jeruji besi Polresta Palembang, setelah terjaring razia Cipta Kondisi (Cipkon), dimana saat itu Udin kedapatan sedang membawa lima butir amunisi dikawasan Nila Kandi Palembang. Jumat (8/12/2017) sore.

Saat diamankan di Polresta Palembang, Udin pun mengaku bahwa 5 butir amunisi yang ada di tas tersebut bukan miliknya melainkan punya sekelompok kawanan bajing loncat yang terjatuh saat beraksi tidak jauh dari tempat mereka mengawal mobil.

“Rombongan bajing loncat itu menembak mobil tersebut, lalu tas mereka terjatuh. Sudah satu bulan tas itu di saya pak dan rencananya mau saya serahkan ke polisi, tapi saya sudah keburu tertangkap,” kilahnya, Senin (11/12/2017).

Udin membantah, jika dirinya dituding sebagai pemalak melainkan hanya mengawal mobil truk yang mau melintas dari arah Kertapati menuju Jakabaring. “Biasanya kami dikasih uang sama sopir truk itu sebesar Rp50 ribu,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara SIK melalui Kasubag Humas Iptu Syamsul ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan tersangka.

“Saat ini tersangka S, sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut dan sedang didalami oleh petugas apakah ada kertekaitannya dengan pelaku lainnya yang sering melancarkan aksi tersebut menggunakan senjata api,” pungkasnya.

Reporter : Meyda Sari
Editor   : Arman
Posting  : Angga

Leave A Reply

Your email address will not be published.