Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Bambang Bersimbah Darah Ditempat Tidur

0 55

PALEMBANG, rakyatrepublika.com-
Warga jalan Mataram II, RT 23 RW 06, kelurahan Talang Jambe kecamatan Sukarami Palembang ini langsung mendadak heboh setelah mendengar suara teriakan Bambang (40) yang berteriak minta tolong dari dalam rumahnya. Betapa terkejutnya warga, saat dilihat Bambang sudah tewas bersimbah darah dengan posisi badan terlentang di dekar tempat tidurnya.

Informasi yang di himpun, sekitar pukul 10.30 WIB Bambang yang berada di dalam rumahnya tiba – tiba berteriak minta tolong. Teriakan Bambang pun di dengar oleh tetangganya yakni Ambar Wati. Lalu kemudian Ambar Wati pun langsung meminta tolong kepada pengawas PT Praga Ruslan.

“Ibu ambar itu ngomong, Bambang teriak minta tolong tadi jadi kami langsung ke rumahnyo,” katanya saat ditemui di Instalasi Pemulasaraan Jenazah RS Bhayangkara.

Menurut Ruslan, ia dan tetangga lainnya langsung ke rumah Bambang dan saat masuk ke kamarnya Bambang sudar tewas terlentang dengan penuh darah di sekujur tubuhnya.

“Waktu lihat korban itu ngeri karena kening sebelah kiri luko, dibawah pipi sebelah kiri robek dan lengan kiri hampir putus,” katanya.

Dikatakan Ruslan, usai korban berteriak minta tolong Ambar wati sempat melihat sepeda motor Suzuku FU dibawa kabur oleh pelaku yang mengenakan jaket dan helm.

“Selain motor, dua unit HP korban juga di larikan yang satu merek Samsung dan satu lagi saya lupa mereknya,” ungkapnya.

Masih dikatakan Ruslan, untuk saat ini pihakny a masih menunggu kabar dari pihak keluarga di Jawa. “Belum diketahuimau di kebumikan dimana karena anak dan istri serta keluarganya berada di Jawa,” ujarnya.

Kapolsek Sukarami Kompol Rivanda, melalui Kanit Reskrim Iptu Marwan ketika dikonfirmasi, Rabu (28/3/2018) mengatakan bahwa setelah kejadian pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Darisana, pihaknya sudah memeriksa saksi – saksi terkait kejadian tersebut.

“ Kami sudah melakukan olah TKP, selain itu kami saat ini sedang mengumpulkan bukti – bukti dari hasil penyelidikan tersebut,” ungkapnya.

Untuk saat ini, korban tewas karena di rampok sebab satu unit sepeda motor milik korban yakni Suzuki FU hilang dibawa kabur dan dua unit HP korban juga hilang. “Untuk jenazah saat ini masih di visum di RS Bhayangkara sambil menunggu keluarga korban,’ pungkasnya.

Reporter : Sarimah
Editor      : Arman

Leave A Reply

Your email address will not be published.