Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Pelaku Pengeroyokan Terhadap Korban Aan Diringkus Polisi

0 156

PALEMBANG, rakyatrepublika.com –

Jajaran kepolisian Polsek IT Palembang berhasil meringkus pelaku pengeroyokan terhadap korban Aan Mardiansyah (33). Hal ini disampaikan langsung Kapolsek IT I Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana di dampingi Kanit Reskrim Polsek IT I Palembang Ipda Jhony Palapa ketika melakukan rilis tersangka beserta barang bukti, Senin (6/11/2017).

“Kejadian pengeroyokan ini berawal adanya kesalah pahaman antara kedua belah pihak. Dimana ketika itu Alfian (18) yang merupakan nak dari M Yopi (42) warga Jalan Terusan kelurahan 35 Ilir kecamatan Gandus Palembang. Saat itu Alfian baru saja menjemput adiknya pulang sekolah, lalu kemudian menghubungi orang tuanya lantaran mengalami kecelakaan lalu lintas . Kemudian, saat itu anak tersangka ini saat pulang kepalanya di pukul korban dan ditantang oleh korban.

Lanjut Edi, Setelah bertemu di jalan Mawar lorong Kenanga kelurahan 20 Ilir kecamatan IT I Palembang, ternyata dua keluarga ini saling serang dan mengakibatkan satu korban meninggal yakni Medi. “Tersangka Wandi menyerahkan diri, sedangkan Yopi ditangkap saat berobat di rumah sakit karena tangannya terluka akibat sabetan senjata tajam. Para tesangka dijerat dengan pasal 170 KUHP,” jelasnya.

Menurut keterangan Ruswandi alias Wandi (30) ketika berada di Polsek IT I Palembang, dirinya menjelaskan sebelum kejadian dirinya sedang berada di salon untuk menggunting rambut. Saat itu ia mendapat telepon dari keponakannya yang bernama Alfian (18) dengan nada pembicaraan Alfian dicari kakaknya M Yofi (42) dan berkata kalau keponakannya sudah di pukul orang dikawasan Pakjo.

” Kami bertiga kumpul di belakang Griya Agung, untuk menemui korban dan tiga saudara korban,” katanya.

Menurut Wandi, awalnya mereka hendak menyelesaikan permasalah tersebut secara baik – baik. Namun, saat bertemu dengan korban dan ketiga saudaranya. Korban langsung berkata ” Ku kapak kau , Ku kapak,” ujar Wandi seraya menirukan perkataan korban

Setelah itu, kata Wandi, ternyata korban langsung mengayunkan parangnya dan mengenai Yofi. Tak bisa menahan amarah, Yofi pun saat itu sudah membawa pisau di balik pinggangnya lalu kemudian langsung mengeluarkannya dan menghujamkan pisau tersebut ke tubuh korban Medi sebanyak lima tusukan hingga membuat Medi meninggal dunia ketika di perjalanan menuju rumah sakit.

 

Reporter : Mella
Posting  : Angga

Leave A Reply

Your email address will not be published.