Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Spesialis Bobol Rumah Kosong Keok Ditembak Polisi 

0 67

PALEMBANG, rakyatrepublika.com-
Firdaus Ayyub (33) tersangka spesialis bobol rumah kosong berhasil diringkus polisi. Tersangka pun terpaksa di lumpuhkan dengan timah panas lantaran mencoba kabur saat hendak ditangkap petugas Unit Tekab 134 Polresta Palembang, Rabu (13/12/2017).

Penangkapan pelaku saat tengah berada di kawasan Makrayu Kecamatan Bukit Kecil, Palembang. Selasa (12/12/2017), sekitar pukul 18.00 Wib. Penangkapan tersebut sempat menjadi heboh dan jadi tontonan warga sekitar karena saat penangkapan terjadi kejar-kejaran dengan pelaku yang hendak kabur masuk rawa-rawa dan bersembunyi dirumah panggung warga.

Informasi yang dihimpun, tersangka ini merupakan target operasi (OT), yang sudah lama diincar petugas. Berawal dengan adanya laporan korban M Romli (58) warga Jalan Lebak Keranji kelurahan Bukit Lama Palembang, pada 27 April 2017. dimana saat itu korban melaporkan aksi Ayyub di Polsek IB I, Palembang karena sudah melakukan pencurian di rumahnya.

Dimana saat melakukan aksinya, Ayyub beraksi dengan temannya kemudian masuk ke rumah korban dengan merusak jendela dan mencongkel pintu belakang. Setelah berhasil masuk ke dalam Ayyub pun menggondol satu unit TV merk Sharp 50 Inch milik korban yang saat itu berada di ruang atas.

” Pelaku memang merupakan target kita yang sudah diincar. Karena hendak kabur dan melawan petugas, saat akan ditangkap, dan pelaku pun terpaksa kita lumpuhkan dengan timah panas,” Ungkap Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono melalui, Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara.

Selain mengamankan pelaku, lanjut Yon, anggotanya juga mengamankan barang bukti berupa, satu buah Televisi LCD 50 inch Merk Sharp, yang saat itu sudah dijualnya. “Tersangka akan dijerat dengan  pasal 363 KHUP tentang percurian dengan pemberatan dengan ancaman kurungan penjara diatas 7 tahun,” jelas Yon.

Sementara itu, Ayyub mengaku nekat melakukan aksi ini lantaran tidak ada pekerjaan tetap. “Saya terpaksa pak melakukan pekerjaan ini lantaran saya tidak memiliki pekerjaan tetap untuk menghidupi keluarga,” katanya seraya menyesal.

Reporter : Meyda Sari
Editor   : Arman
Posting  : Angga

Leave A Reply

Your email address will not be published.