Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Alex Noerdin: Kades Harus Tahu Ada Asian Games di Sumsel

0
  1. PALEMBANG, rakyatrepublika.com-

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mensosialisasikan Asian Games XVIII tahun 2018 kepada seluruh Kepala Desa (Kades) di wilayah Provinsi Sumsel yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Sumsel, Kamis (10/5/2018).

Menurut Alex, sosialisasi Asian Games yang gencar dilakukan merupakan instruksi langsung Presiden RI Joko Widodo agar Asian Games digaungkan ke seluruh Indonesia. Untuk itu, sebelum ke seluruh Indonesia diutamakan dulu gaung Asian Games di Sumatera Selatan terutama bagi para Kades.

“Masa kades tidak tau kalau ada Asian Games di Sumatera Selatan yang digelar di Palembang, mereka harus tau apa tujuannya apa manfaatnya dan apa yang kita dapat dengan Asian Games ini,makanya kita sosialisasikan terus,” ujarnya.

Pengurus yang dilantik adalah Ketua DPD APDESI Sumsel dijabat oleh Abi Kaswani, Sekretaris, Pitersak Lito, Wakil Sekretaris, Agus Salim, dan Bendahara, Nasrullah. Pelantikan dihadiri langsung Ketua Umum DPP APDESI, Suhardi Buyung, MY dan Sekjen DPP APDESI, Ipin Arifin.

Lebih lanjut Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengharapkan, seluruh Kades di Sumsel dapat amanah menjalankan tugas memimpin desa dengan baik dan benar karena Desa dan Kepala Desa adalah ujung tombak pembangunan di Indonesia.

Menurut Alex, ada hampir 3.000 Desa di Sumsel, kalau semua Desa bagus berkat kepala desanya bagus pasti pemerintah daerah akan sangat terbantu. Begitu juga sebaliknya, kalau ke desanya jelek pasti karena kepala desanya jelek.

“Kades sangat penting, posisinya sangat penting, dia yang memimpin masyarakat di Desa dan dia yang mengamankan pembangunan yang dilakukan pemerintah di Desa, dengan pelantikan ini coba jadikan APDESI Provinsi Sumsel terbaik di Indoensia,” pinta Alex.

Sementara itu, Ketua Umum DPP APDESI, Suhardi Buyung, MY berharap melalui pelantikan pengurus APDESI Sumsel Desa, para Kades dan pelaku di Desa dapat lebih bersatu, tujuannya supaya bagaimana desa-desa dapat semakin maju.

“APDESI ini sudah ada sejak tahun 2005, dengan adanya kepengurusan yang dilantik menjadikan kekuatan dari para kepala desa dalam rangka komunikasi dan informasi antar desa,” ungkapnya.

Lanjut Suhardi Buyung, dengan adanya dana desa banyak kades yang mendapatkan teror dan intimidasi dengan berbagai alasan permasalahan seperti pemeriksaan keuangan dan lainnya, sedangkan tugas Kades sendiri sudah ada. Untuk itu melalui kepengurusan APDESI dapat menjadi kekuatan dalam mengatasi berbagai permasalahan di desa.

“Banyak kepala desa yang mematikan handphone bahkan pindah rumah karena mendapat teror seperti dari LSM dan berbagai organisasi masyarakat lainnya, kita tau sendiri kalau tidak dilayani pasti marah, jadi banyak kepala desa menjadi takut, padahal tugas kades itu sendiri sudah ada dan jelas,” pungkasnya. (Ril)

Leave A Reply

Your email address will not be published.