Mengungkap Fakta Dibalik Berita

HUT PGRI Ke-72 dan HGN 2017 Berlangsung Khitmad

0 202

PALEMBANG, rakyatrepublika.com-
Pelaksanaan acara puncak di Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT PGRI) Ke-72 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2017, Sabtu (25/11/2017) di Palembang Sport dan Convention Center (PSCC) di jalan Kampus POM IX ini berlangsung meriah dan khitmat.

Acara tersebut mengusung tema “Membangkitkan kesadaran kolektif guru dalam meningkatkan disiplin dan etos kerja untuk penguatan pendidikan karakter” yang dihadiri oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Ketua DPRD Provinsi Sumsel Giri Ramadhan, Kepala Dinas Pendidikan Widodo, Wakil Walikota Palembang Fitri Agustinda, Ketua PGRI Sumsel Ahmad Zulinto, Ketua PGRI Palembang Hasanuddin, para pejabat Setda Pemprov Sumsel, para pejabat Setda Pemkot Palembang dan guru se-sumsel serta para tamu undangan.

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin Berjabat Tangan Dengan Para Tamu Undangan

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumsel, Ahmad Zulinto mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Gubernur Sumsel yang telah menyempatkan hadir dalam rangka acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke- 72 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2017.

Masih dikatakan Zulinto, saat ini banyak permasalahan di lingkungan pendidikan disinyalir adanya kekurangan tenaga pengajar di wilayah Provinsi Sumsel lebih kurang 10 ribu guru khususnya di Sekolah Dasar (SD).

“Di Palembang saja kita ke kurangan guru sebanyak 1.300 guru SD. Namun tidak hanya di Palembang saja, ada di beberapa daerah yang mengeluhkan kekura

Ketua PGRI Sumsel, Ahmad Zulinto

ngan guru ini. Kita telah menyampaikan kepada Gubernur untuk memoratorium penerimaan guru lagi untuk tahun 2018 nanti,” kata Zulinto.

Lanjut Zulinto, permasalahan guru honorer ini terkait insentif disetiap daerah beraneka ragam ada yang dibayar Rp 150 ribu, dan juga Rp 300 untuk tenaga pengajar honorer setiap bulannya. Ini adalah menjadi problem kita bahwa guru honorer adalah tenaga pendidik juga, mereka juga layak mendapatkan yang terbaik.

“Di kabupaten Musi Banyuasin, untuk guru honorer sudah dapat insentif Rp

Ketua PGRi kota Palembang, Hasanuddin

1.5 Juta per bulan, untuk Palembang juga alhamdulillan walaupun tidak besar dikarenakan kondisi keuangan daerah dan juga telah dibantu pemerintah sebesar Rp 500 ribu perbulan,” ungkapnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menyampaikan kabar gembira untuk semua guru terutama guru honorer di Provinsi Sumsel. Kabar baik tersebut antara lain akan mengumpulkan Walikota/Bupati dari Kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sumsel, untuk menanggapi persoalan guru terkait dengan upah layak bagi  guru-guru honorer. Selain itu pula, lanjut Alex akan memberikan solusi terkait sertifikasi dan permasalahan lainnya.

“Berbicara mengenai Guru itu tidak lepas dari menghargai, menghormati. Sebab dia (Guru) adalah Pahlawan tanpa tanda jasa, kalau tidak ada guru saya tidak akan berdiri disini sebagai Gubernur tuan rumah Asian Games. Tadi saya mendengar ada guru honorer yang dibayar Rp150 ribu – Rp.300 ribu, kalau ada kepala daerahnya itu harusnya mundur, masa digaji seperti itu,” jelasnya.

Ia menghimbau kepada Bupati/ Walikota memberikan rekam jejak pendidikan yang baik untuk  melahirkan generasi yang siap bersaing. Sebab dikatakannya 10-15 tahun yang akan datang persaingan luar biasa semakin hebat dan kejam. Oleh sebab itu ia menghimbau Bupati/Walikota dapat mensiasati persoalan-persoalan guru sedini mungkin. “Tidak boleh lagi di tempat tuan rumah Asian games, guru-gurunya masih merana. Saya ingin membawa kita untuk Sumsel nasional, regional, internasional. itu janji saya tolong dicatat,” katanya.

Sesuai dengan tema Hari Guru Nasional 2017 yakni “Membangkitkan kesadaran kolektif guru dalam meningkatkan disiplin dan etos kerja untuk penguatan pendidikan karakter” kata Alex, mengucapkan terima kasih untuk perjuangan guru yang luar biasa, dan juga akan memperhatikan nasib guru-guru di Provinsi Sumsel. “Guru adalah segala-galanya, selamat hari guru nasional, selamat hari ulang tahun PGRI,” pungkasnya. (adv)

Reporter : Hasan Basri
Editor   : Arman
Posting  : Angga

Leave A Reply

Your email address will not be published.