Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Ketua Dewan Pembina INASGOC Akui Progres Venue Sumsel 

0 86

JAKARTA, rakyatrepublika.com-
Wakil Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pembina INASGOC Jusuf Kalla mengaku bahwa progres venue Asian Games di Sumsel (Palembang) bagus. Hal ini dikatakannya usai rapat Koordinasi tentang Persiapan Penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018, Senin (19/2/2018).

Dijelaskan Jusuf Kalla, rapat yang mereka lakukan selama kurang lebih dua jam tersebut merupakan rapat rutin dan kali ini fokus membahas tiga hal. Ketiga hal tersebut yakni soal kesiapan dan perkembangan pembangunan sejumlah venue di Jakarta-Palembang. Kedua soal penyelenggaraan serta kemajuannya dan yang ketiga soal target dan prestasi.

“Bagaimana kemajuannya kita berterimakasih pada Menteri PU bahwa di Senayan 90 persen selesai semua terutama yang besar. Ada beberapa catatan-catatan di DKI seperti venue untuk berkuda dan velodrome untuk sepeda. Di Palembang tentu kemajuan bagus dari segi venue tidak ada halangan,” ujarnya.

Dibandingkan dengan di Brazil, progres ini kata JK sangat bagus mengingat pembangunan di Brazil masih dikerjakan meski sudah memasuki H-2 hari pelaksanaan. Mengenai penyelenggaraan lanjut JK juga mengalami banyak kemajuan hal tersebut terlihat saat tes event yang digelar beberapa waktu lalu. Meskipun masih ada beberapa hal yang masih perlu di perbaiki.

“Target-target juga sudah kita bicarakan. Tapi yang terpenting banyak kemajuan dan semoga target dapat terpenuhi,” katanya.

Terkait adanya kerusakan GBK yang menjadi salah satu venue menurutnya menjadi catatan serius pemerintah. Untuk itu dia mengimbau kepada seluruh masyarakat bahwa Indonesia sebentar lagi punya agenda yang jauh lebih besar, sehingga perlu bersama-sama menjaga fasilitas yang sudah dibangun.

Di tempat yang sama saat jumpa pers tersebut Gubernur Sumsel Alex Noerdin menjelaskan secara singkat dan terperinci bahwa secara keseluruhan venue di Jakabaring serta segala infrastruktur pendukung sudah sangat siap.

“Kecuali LRT semua sudah siap. Dua Jembatan Musi, 4 jalan tol, fly over, underpass semua sudah selesai. LRT Mei nanti paling lambat sudah full operation. Kemudian tinggal landskap serta penataan taman dan rumput,” tegasnya.

Bahkan demi meyakinkan seluruh masyarakat Indonesia, Alex Noerdin sempat mengusulkan ke Wapres RI Jusuf Kalla untuk mengajak ratusan wartawan yang ikut ke Jakabaring melihat langsung persiapan Sumsel.

” Saya usul ajak ratusan wartawan ke Jakabaring melihat langsung kawasan olahraga terpadu dan persiapannya. Kebetulan nanti tanggal 25 Februari ada kejuaraan bowling. Kami akan fasilitasi,” tambahnya.

Ditanya soal perbandingan persiapannya dengan tuan rumah lainnya Jakarta, Alex Noerdin mengaku hanya fokus melakukan persiapan sebaik mungkin. Dia hanya memastikan di Jakabaring nanti atlet dan official bisa menjangkau satu venue ke venue lain hanya dalam tempo waktu 5-10 menit dengan berjalan kaki atau golf car yang disediakan.

Sementara itu, Menteri PUPERA, Basuki Hadimuljono menjelaskan mengenai adanya kebocoran dan korsleting listrik saat tes event sudah dimonitor pihaknya terutama saat ada hujan-hujan ekstrim.

“Intinya kita monitor semua apalagi hujan ekstrim, satuan kerja semua monitor, yang di wisma atlit maupun GBK catatan yang perlu diperbaiki sudah diperbaiki. Kerusakan di GBK tidak akan tunda Asian Games. Ada kerusakan seminggu akan kami selesaikan. GBK hanya rusak ringan,” jelasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri langsun Wapres Jusuf Kalla, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Imam Nahrawi (Menteri Pemuda & Olahraga Imam Nahrawi, Menko PMK/Wakil Ketua Dewan Pembina INASGOC Puan Maharani, Ketua Umum INASGOC Erick Thohir, Gubernir DKI Anies Baswedan. (ril)

Editor : Arman

Leave A Reply

Your email address will not be published.