Mengungkap Fakta Dibalik Berita

DPR Menyayangkan Kekerasan pada Wartawan Bola di Jember

0

JAKARTA, rakyatrepublika.com-

Tindakan kekerasan dan dugaan kriminalisasi kepada wartawan kembali terjadi, kali ini terhadap dua wartawan yang menjadi korban yakni Yusuf di Kalimantan Selatan dan Oryza Wirawan yang dikeroyok suporter dan pemain Dharaka Sindo saat meliput pertandingan Persid Jember vs Dharaka Sindo di stadion Jember Sport Garden, Rabu kemarin.

Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Alamasyhari menyatakan sangat menyayangkan, sekaligus turut berduka atas kejadian kekerasan terhadap dua wartawan tersebut.

Dimana wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya harus dihormati dan dihargai karena sebagai penyalur informasi untuk masyarakat luas.

“Tidak seharusnya melakukan kekerasan, bagaimana wartawan dalam menjalankan tugasnya harus dihargai dan kalau ada pelanggaran di lapangan harus diproses hukum. Bukan main hakim sendiri,” jelas Kharis di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (5/7/2018).

Karena itu Kharis meminta Dewan Pers untuk proaktif mengambil kebijakan yang cepat agar kasus itu tidak terulang lagi. “Dewan Pers harus proaktif,” ujarnya.

Terkait dugaan adanya oknum berseragam loreng dalam pengeroyokan di Jember tersebut, Kharis akan membantu membangun komunikasi dengan Dharaka Sindo dimana Club tersebut merupakan hasil merger dua klub sepak bola dimana Dharaka itu milik TNI dan Samudra Indonesia (Sindo).

“Kami sebagai mitra kerja TNI tentunya akan menyampaikan kasus itu. Sejak awal saya selalu menekankan kepada TNI dalam langkah dan kebijakan apapun harus melakukan pendekatan persuasip bukan anarkis. Semoga kasus ini terselesaikan dengan baik,” pungkasnya.

Reporter : Achmad Munif
Editor : Mella

Leave A Reply

Your email address will not be published.