Mengungkap Fakta Dibalik Berita

IPM Tolak “Perayaan Valentine”

0

PALEMBANG, rakyatrepublika.com- Ratusan pelajar yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Palembang turun ke jalan simpang Fly Over Jakabaring ini lantaran hendak menolak perayaan hari kasih sayang atau yang populer disebut Valentine’s day yang jatuh setiap Rabu (14/2/2018).

Melalui aksi ini mereka lantas membentuk barisan untuk menyampaikan orasi penolakan, para pelajar ini dengan tegas menyatakan untuk tolak perayaan Valentine’s day. Aksi seruan ini tertulis dalam bentuk kalimat penolakan di beberapa spanduk maupun orasi yang disampaikan pelajar secara bergantian.

Beberapa pengendara yang tengah berhenti saat lampu merah pun menerima selebaran dimana berisikan dampak negatif dari perayaan Valentine’s day ini.

Koordinator Aksi, Abdel Haq mengatakan bahwa aksi ini telah memiliki izin dari kepada sekolah, kegiatan yamh dilaksanakan pun didukung penuh baik oleh pihak sekolah maupun organisasi Muhammadiyah sendiri.

“Memang Valentine’s day merupakan sesuatu yang tak asing lagi bagi kalangan remaja di tanah air. Ditambah lagi dengan pengaruh dari berbagai media dan lingkungan yang juga ikut serta menyebarluaskan tentang kegiatan pada hari tersebut, Fenomena ini sudah sering kita saksikan, bahkan teman-teman remaja lainnya mulai dari SMP kadang sudah mengetahui dan ikut perayan tersebut,” jelasnya disela sela aksi, Selasa (13/2/18).

Oleh sebab itu lanjut Abdel, dalam aksi yang kita sampaikan saat ini adalah kebenaran untuk mengingatkan masyarakat bahwa Valentine’s day bukanlah budaya kita dan Valentine Day juga bukanlah untuk mengekspresikan cinta, namun tidak lebih dari pelampiasan nafsu dan program menghancurkan generasi, Valentine itu budaya Barat dan identik dengan pergaulan bebas. Ini bisa merusak generasi muda kita,” ujarnya.

Ia berharap adanya aksi ini bisa menyadarkan masyarakat bahwa kita khususnya umat Muslim tak perlu ikut-ikutan budaya yang banyak menimbulkan Mudharatnya.

“Sikap yang harus kita ambil yaitu tidak ikut merayakannya, tidak memberikan ucapan selamat dan harus menjelaskan hakikat perayaan ini, Jangan hanya karena ikut-ikutan generasi muda terancam akidahnya,” pungkasnya.

 

Reporter : Hasan Basri
Editor      : Arman

Leave A Reply

Your email address will not be published.