Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Setiap OPD Harus Perketat Pengawasan Kinerja di Lapangan

0

Sekayu, rakyatrepublika.com –

Guna mempercepat realisasi kegiatan pembangunan dan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat, Pemerintah Kabupaten  Musi Banyuasin (Muba) gelar Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pengendalian Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan untuk Triwulan III (Tiga) Tahun Anggaran 2017, bertempat di Auditorium Setda Muba, Senin (16/10/2017).

Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin dalam arahannya mengatakan, Rakor ini jangan dijadikan semacam simbolis dan agenda tahunan saja, namun dijadikan sebagai pedoman untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan pembangunan, karena ada program-program di luar target  masih kurang stressing. “Saya inginkan hal ini menjadi perhatian bagi seluruh kepala OPD supaya tetap mengikuti regulasi yang ada. Laksanakan percepatan fisik dan penyerapan sesuai target, pelaporan keuangan jangan sampai terlambat karena jika dikerjakan di akhir waktu dan terburu-buru hasilnya tidak maksimal, “tukasnya.

Bupati Muba juga berharap kepada seluruh OPD dan kecamatan agar perketat pengawasan di lapangan.  Jangan sampai setiap kegiatan dikerjakan asal-asalan, apalagi proyek infrastruktur banyak di bangun tapi kualitas buruk. Diminta juga keseluruh kontraktor untuk kelengkapan kerja dari administrasi hingga peralatan di lapangan. Biar perlu tegas Dodi Reza Alex Noerdin, berikan sanksi yang tegas pada rekan kontraktor yang tidak melaksanakan pekerjaan sesuai regulasi dan dalam bertindak tegas jangan pandang bulu, tidak pilih kasih harus berikan sanksi tegas apabila ada penyimpangan di lapangan tidak sesuai kontrak waktu. Perlunya tindakan tegas sebagai bentuk upaya kita untuk mencapai realisasi fisik, tepat waktu dan mendapatkan hasil yang maksimal. “Harus tegas, setiap kontraktor nakal ditindak dan jangan tebang pilih karena kita menginkan hasil yang bagus, cepat dan berkwalitas, “tegas orang nomor satu di Muba ini.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumsel disampaikan oleh Kabid Pembinaan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan (PAPK), Sriwidadi yang turut hadir pada acara tersebut mengatakan pelaksanaan anggaran yang baik tentunya harus diiringan dengan pelaporan keuangan yang kredibel, yaitu pelaporan dengan penyajian data secara akurat dan lengkap pada setiap pelaporan keuangan serta disampaikan tepat waktu, baik pelaporan dari segi anggaran, operasional,neraca dan catatan keuangan.

“Pemkab Muba telah meraih penghargaan WTP dalam laporan keuangan untuk ke enam kalinya, tentu diharapkan kedepan akan seterusnya, perlu diperhatikan ada empat poin yang harus diperhatikan untuk mempertahankan, yaitu Kesesuaian laporan dengan standar akutansi pemerintah, kecukupan informasi dalam laporan, kepatuhan terhadap perundang-undangan dan efektivitas penyelenggaraan sistem pengendalian keuangan, “ujarnya.

Reporter : Hasbullah Anwar
Editor      : Mella
Posting   : Angga

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.