Tidak Sekadar Jaga Kamtibmas, Pos Polisi KM 7 Polda Sumsel Jadi Ruang Belajar Mengaji Anak

Tidak Sekadar Jaga Kamtibmas, Pos Polisi KM 7 Polda Sumsel Jadi Ruang Belajar Mengaji Anak

 

PALEMBANG, ExtraNews — Polda Sumatera Selatan terus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga lewat kegiatan edukatif dan pembinaan generasi muda. Salah satunya diwujudkan Polrestabes Palembang melalui Polsek Sukarami dengan memanfaatkan Pos Polisi KM 7, Jalan Kolonel H. Burlian, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang, sebagai ruang belajar mengaji bagi anak-anak, Jumat (14/8/2026).

Bacaan Lainnya

Pemanfaatan fasilitas kepolisian tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri untuk menciptakan ruang yang aman, positif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Pos polisi yang selama ini dikenal sebagai tempat pelayanan dan pengamanan kini turut difungsikan sebagai ruang interaksi sosial serta sarana pembinaan anak-anak di lingkungan sekitar.

Sekitar 10 hingga 15 anak dari lingkungan RT 11, RT 12, dan RT 13 Kelurahan Karya Baru mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan pendampingan dari Bhabinkamtibmas Polsek Sukarami bersama Ustaz Arfendi. Kegiatan berlangsung pukul 16.00 hingga 17.30 WIB dengan materi yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anak, mulai dari pengenalan dan membaca Iqra hingga membaca Al-Qur’an.

Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan, S.Kom., mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian kepolisian terhadap pembinaan generasi muda sekaligus upaya mengisi waktu anak-anak dengan kegiatan yang edukatif dan positif.

BACA JUGA  Tim Bon Jowi Sebut Jokowi Psikopat Kalau Sengaja Tidak Tunjukkan Ijazah Asli: Dia Ingin Ngerjain Bangsa Ini

“Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kami juga ingin mengambil bagian dalam pembinaan anak-anak melalui kegiatan yang memberikan manfaat dan membangun kebiasaan positif sejak dini,” ujar Kompol Alex Andriyan, S.Kom.

Menurutnya, kegiatan belajar mengaji di Pos Polisi KM 7 juga menjadi sarana mempererat hubungan antara personel kepolisian dengan masyarakat. Melalui interaksi yang berlangsung secara langsung dan berkesinambungan, Bhabinkamtibmas dapat semakin mengenal karakter masyarakat serta kondisi lingkungan yang menjadi wilayah binaannya.

“Harapannya, anak-anak memiliki ruang yang aman untuk belajar dan berkembang, sementara masyarakat juga semakin merasakan bahwa polisi hadir sebagai bagian dari lingkungan mereka,” tambahnya.

Pelaksanaan kegiatan tersebut turut didukung Kanit Binmas Polsek Sukarami Iptu Marjani, S.H., Bhabinkamtibmas Kelurahan Karya Baru Aiptu Noman S., serta personel Bhabinkamtibmas Polsek Sukarami.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan wajah Polri yang semakin humanis dan dekat dengan masyarakat.

“Kehadiran Polri harus memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Pos polisi bukan hanya tempat pelayanan kepolisian, tetapi juga dapat menjadi ruang interaksi, edukasi, dan kegiatan positif bersama warga. Melalui kegiatan belajar mengaji ini, Polri ingin ikut berkontribusi dalam membentuk karakter anak-anak sejak dini,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

BACA JUGA  Polda Turunkan Dua Ribu Personil Untuk Waspadai Acaman Teror 

Ia menjelaskan, pembangunan karakter generasi muda merupakan investasi sosial yang penting. Karena itu, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan positif anak-anak diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga memperkuat lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda.

“Kedekatan dengan anak-anak dan masyarakat yang dibangun sejak dini diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya kepada Polri. Dari lingkungan yang aman, pendidikan yang baik, dan pembiasaan kegiatan positif, kita bersama-sama membangun generasi yang berkarakter serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa pola pelayanan kepolisian ke depan harus semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga hadir untuk mencegah berbagai potensi permasalahan melalui pendekatan sosial, edukatif, dan pembinaan masyarakat.

Pemanfaatan Pos Polisi KM 7 sebagai ruang belajar mengaji menjadi salah satu contoh nyata bahwa fasilitas kepolisian dapat memberikan fungsi sosial yang lebih luas. Langkah tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama membangun lingkungan yang sehat, harmonis, dan mendukung tumbuhnya generasi muda yang berkarakter. (**)

 

Pos terkait