UMKM Jambi Tembus Pasar Palembang, 12 Produk Binaan PLN Dipamerkan

Sebanyak 12 UMK binaan Rumah BUMN Jambi dibawa PLN UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB) untuk tampil dalam pameran di Palembang Icon.
Sebanyak 12 UMK binaan Rumah BUMN Jambi dibawa PLN UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB) untuk tampil dalam pameran di Palembang Icon.

 

PALEMBANG, RAKYAT REPUBLIKA, – Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Jambi mulai memperluas pasar hingga Palembang. Sebanyak 12 UMK binaan Rumah BUMN Jambi dibawa PLN UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB) untuk tampil dalam pameran di Palembang Icon.

Bacaan Lainnya

Booth Rumah BUMN Jambi hadir selama 8-11 Oktober 2026, bertepatan dengan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-13 Palembang Icon.

Beragam produk khas Jambi dipamerkan, mulai dari fesyen, kerajinan dan dekorasi rumah, hingga aneka kuliner. Kehadiran produk-produk tersebut menjadi upaya PLN membuka akses pasar baru bagi pelaku UMK binaan sekaligus memperkenalkan produk lokal Jambi kepada masyarakat Palembang.

Sebanyak 12 UMK yang ambil bagian dalam pameran ini yakni Batik Jambi Berkah, CLB (Cipta Lebah Berkah), Odishe Craft, Omeera Floral, Adila Snack, ARS Snack, Rempeyek Ilham, Rajo Herbal, Gonau, Blimey Kito, Piring Jambe-e, dan Maugi Sambal Tempoyak.

General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, mengatakan pembinaan UMK tidak cukup hanya dilakukan melalui peningkatan kapasitas usaha. Pelaku usaha juga membutuhkan akses langsung untuk bertemu dengan pasar.

“Produk UMKM Jambi memiliki karakter dan potensi yang kuat. Melalui Rumah BUMN Jambi, kami ingin membantu pelaku usaha mendapatkan lebih banyak ruang untuk memperkenalkan produknya, bertemu konsumen baru, dan membangun jejaring yang dapat mendukung pengembangan usaha mereka,” ujar Diksi.

Dari Booth ke Pasar Baru

Bagi pelaku UMK, pameran di Palembang menjadi kesempatan untuk menguji respons konsumen di luar daerah sekaligus membuka peluang pasar baru.

Manager Rumah BUMN Jambi, Putri Pebridayanti, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu cara mempertemukan produk UMK binaan dengan konsumen yang memiliki karakter berbeda.

“Melalui pameran ini, kami ingin memberikan ruang bagi UMKM untuk mengenalkan produknya kepada masyarakat Palembang sekaligus mendapatkan pengalaman berinteraksi langsung dengan konsumen yang lebih beragam,” kata Putri.

Menurutnya, interaksi langsung antara pelaku usaha dan konsumen dapat membuka peluang baru, baik dari sisi pemasaran maupun jejaring bisnis.

Ajakan untuk datang ke booth Rumah BUMN Jambi juga disampaikan kepada masyarakat Palembang. Selain mengenal produk lokal Jambi, pengunjung dapat langsung mencoba berbagai produk yang ditawarkan.

Antusiasme pengunjung salah satunya terlihat dari Yuka, 35 tahun. Ia mengaku awalnya penasaran setelah melihat booth Rumah BUMN Jambi yang berada di area lantai dasar Palembang Icon.

“Lokasi booth-nya pas di tengah Palembang Icon lantai dasar, sehingga sangat terlihat. Saya cukup penasaran, iseng nyoba keripik tempe dan ciput keju. Rupanya enak, gurih dan renyah banget. Anak-anak pasti suka,” ujar Yuka.

Pameran UMK binaan Rumah BUMN Jambi masih berlangsung hingga 11 Oktober 2026.

PLN UID S2JB berharap keikutsertaan dalam pameran tersebut tidak berhenti pada transaksi selama kegiatan berlangsung. Pengalaman bertemu konsumen baru dan terbukanya jejaring dengan calon mitra diharapkan dapat menjadi modal bagi UMK Jambi untuk memperluas pasar dan mengembangkan usahanya.

Kehadiran booth Rumah BUMN Jambi di Palembang Icon sekaligus menjadi upaya membawa produk lokal Jambi keluar dari pasar asalnya dan mempertemukannya dengan konsumen yang lebih luas.(**)

Pos terkait