PALEMBANG, RakyatRepublika.com-
Meninggalnya salah satu pengunjung DA Club 41 Palembang berinisial FA (61) warga kota Prabumulih provinsi Sumsel yang sebelumnya diisukan tewas karena Over Dosis (OD) karena menggunakan narkoba, dibantah oleh humas manajemen DA Club 41, Yaperius Gulo, Sabtu (10/1/2026).
Yaperius menyebut, berdasarkan data yang kita perolah, baik itu dari istrinya maupun pihak keluarga lainnya, korban yang diketahui bernama meninggal dunia akibat sakit jantung yang dideritanya, dan rumor yang beredar kalau korban meninggal akibat OD narkoba sama sekali tidak benar.
“Saat itu korban datang ke ke tempat kita bersama seorang rekan wanitanya yang belakangan kita ketahui adalah istri korban sekitar pukul 00.00 wib, dan berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi awalnya korban terlihat menikmati musik yang diputar namun tiba- tiba terjatuh, melihat itu petugas keamanan DA Club 41 langsung membawa korban ke RS Myria dan kami mendapat kabar kalau korban meninggal dunia, ” Ujarnya.
Dikatakan Yaperius, kepada manajemen DA Club 41, istri korban juga mengatakan kalau korban memang belum lama ini memasang ring di bagian Jantung.” Jadi korban ini memang baru keluar juga dari rumah sakit, sakit jantungnya sudah kronis, ” Katanya.
Yaperius juga menegaskan, agar jangan sampai ada yang membuat isu- isu liar dalam kejadian ini. “Kasihan sama korban dan keluarganya, korban meninggal disebabkan sakit, bukan karena OD narkoba” Tegasnya.
Kami di jajaran manajemen DA Club 41, lanjut Yaperius, ikut merasakan duka yang mendalam atas peristiwa yang menimpa korban.” Kami hanya bisa memberikan doa, semoga korban mendapat tempat terbaik dan keluarga diberikan ketabahan, ” Imbuhnya .
Terpisah, Kapolsek Sukarami Palembang, Kompol Alex Andriyan menyebutkan kalau pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi- saksi. ” Kita juga sudah cek CCTV yang ada di sekitar situ, namun untuk penyebab pasti nanti akan kita informasikan lebih lanjut setelah anggota saya selesai melakukan pengecekan di lapangan, ” Pungkasnya. (Mell)







