RakyatRepublika – Elon Musk kembali membuat heboh media sosial setelah menyebut Instagram sebagai platform yang diperuntukkan bagi perempuan. Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun X miliknya dan langsung memicu beragam reaksi dari pengguna media sosial.
Komentar itu muncul ketika Elon Musk merespons unggahan akun Geiger Capital pada 1 Oktober 2026. Dalam unggahannya, akun tersebut mengatakan telah menghapus Instagram dan menyebut aplikasi tersebut sebagai platform yang secara inheren ditujukan untuk perempuan serta tidak memberikan manfaat.
Menanggapi unggahan tersebut, Elon Musk hanya menulis singkat, “Instagram is for girls.”
Komentar Musk kemudian viral dan mendapat ribuan respons dari pengguna X. Sebagian pengguna menyetujui pernyataan tersebut, sementara lainnya mempertanyakan anggapan bahwa Instagram hanya ditujukan bagi perempuan.
Pernyataan ini bukan kali pertama Musk melontarkan komentar serupa. Pada Mei 2026, pemilik X tersebut juga pernah menulis “Instagram is for girls” ketika merespons diskusi viral mengenai kebiasaan menggunakan media sosial.
Dalam kesempatan itu, Musk juga menyindir laki-laki yang mengirimkan tautan profil Instagram mereka kepadanya. Pernyataannya saat itu turut memicu perdebatan di media sosial.
Komentar terbaru Musk kembali muncul di tengah rivalitas panjang antara platform miliknya, X, dan perusahaan yang menaungi Instagram, Meta. Persaingan tersebut juga berkaitan dengan Threads, platform media sosial berbasis teks milik Meta yang diluncurkan pada 2023 sebagai bagian dari ekosistem Instagram.
Namun, pernyataan Musk mengenai Instagram bukanlah gambaran faktual mengenai komposisi pengguna platform tersebut.
Data global yang dihimpun We Are Social, DataReportal, dan Meltwater menunjukkan pengguna Instagram berdasarkan gender pada 2025 relatif berimbang, bahkan kelompok pengguna laki-laki sedikit lebih besar daripada perempuan. Data tersebut merujuk pada audiens yang dapat dijangkau melalui iklan Instagram secara global. (*)






