Pendiri OPH Health Leona Tong Masuk Daftar 100 Orang Tionghoa Paling Berpengaruh versi Forbes China Tahun 2026

SINGAPURA, RakyatRepublika – Leona Tong, pendiri sekaligus CEO perusahaan layanan kesehatan digital OPH Health yang berbasis di Singapura, terpilih masuk dalam daftar 100 Orang Tionghoa Paling Berpengaruh versi Forbes China tahun 2026. Upacara penganugerahan penghargaan tersebut diselenggarakan pada Kamis malam, 29 Oktober.

Memasuki tahun keenam, daftar tahunan ini memberikan pengakuan kepada individu-individu di berbagai bidang, termasuk teknologi, layanan kesehatan, bisnis, investasi, dan olahraga. Leona termasuk di antara para penerima penghargaan tahun ini dalam kategori “Pencipta Nilai” (Value Creator).

Leona mendirikan OPH Health di Singapura pada tahun 2023 dan memimpin tim internasional yang berpengalaman dalam proyek layanan kesehatan primer berskala besar. Melalui kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai organisasi kesehatan, ia telah memimpin ekspansi OPH ke lebih dari 10 negara dan wilayah.

Layanan kesehatan primer sering kali terfragmentasi, dengan akses yang tidak merata terhadap keahlian spesialis serta adanya kesenjangan antara tahap skrining, pengobatan, dan tindak lanjut. OPH mengintegrasikan perangkat medis dan perangkat lunak klinis untuk menghubungkan layanan kesehatan di berbagai lingkup, mulai dari komunitas, klinik, rumah sakit, hingga rumah pasien.

Cakupan kerja perusahaan ini meliputi infrastruktur penyediaan layanan kesehatan dan kecerdasan buatan (AI) medis, yang membantu penyedia layanan kesehatan di garda depan untuk mengakses sumber daya spesialis serta mengoordinasikan perawatan.

Dengan menggabungkan penilaian kesehatan, telemedisin, dan perangkat lunak klinis, OPH membantu penyedia layanan kesehatan dalam mengoordinasikan skrining, rujukan, dan tindak lanjut untuk penyakit kronis. Hal ini memperluas jangkauan perawatan melampaui sekadar pertemuan medis individual, sekaligus menciptakan landasan data klinis untuk pengembangan AI medis.

Solusi terintegrasi untuk sektor kesehatan publik dan swasta

Bagi sistem kesehatan publik, OPH menyediakan solusi terintegrasi untuk skrining komunitas, rujukan antarjenjang layanan, dan pertukaran informasi kesehatan regional, guna mendukung program layanan kesehatan primer nasional. Menghubungkan fasilitas kesehatan primer dengan rumah sakit membantu memperluas akses terhadap keahlian spesialis, serta mendukung deteksi dini risiko kesehatan, proses rujukan, dan tindak lanjut.

Bagi kelompok layanan kesehatan swasta, OPH mengintegrasikan penilaian kesehatan, telemedisin, dan manajemen penyakit kronis ke dalam solusi klinik digital serta pengelolaan perawatan. Hal ini membantu penyedia layanan kesehatan dalam memberikan perawatan berkelanjutan yang melampaui konsultasi medis individual.

OPH menyesuaikan solusinya dengan kebutuhan lokal—mulai dari membangun kapasitas layanan kesehatan primer di negara atau wilayah yang kurang berkembang, hingga mendukung klinik dan layanan kesehatan komunitas di pasar yang sudah maju. Perangkat terintegrasi untuk layanan kesehatan lini depan

Stasiun kerja layanan primer menggabungkan kegiatan skrining, perawatan rawat jalan, pengelolaan penyakit kronis, dan telemedisin, sekaligus merekam data klinis. *Capsule Clinic* menyediakan penilaian kesehatan berbasis komunitas serta konsultasi jarak jauh. Jika dipadukan dengan Smart Pharmacy, sistem ini juga memfasilitasi pengambilan obat resep.

Spirometer portabel beserta perangkat lunak pendampingnya memungkinkan pengujian fungsi paru dan tindak lanjut medis. Secara keseluruhan, perangkat-perangkat ini membantu penyedia layanan kesehatan menghadirkan lebih banyak layanan yang lebih dekat dengan pasien.

VIOLA digunakan di poliklinik umum di Singapura. Lemari penyimpanan vaksin beserta perangkat lunak pengelolanya membantu perawat dalam memantau suhu, memverifikasi pengambilan vaksin menggunakan teknologi computer vision, serta melacak inventaris dan tanggal kedaluwarsa.

Sistem ini mencatat riwayat penanganan vaksin yang dapat ditelusuri. Tim perawat lini depan turut berkontribusi dalam pengembangan dan penyempurnaan sistem ini, dengan dukungan proyek dari OPH Health.

Menghubungkan perangkat medis dan perangkat lunak klinis dengan kecerdasan buatan (AI)

OPH terus mengembangkan sistem AI medis terdistribusi yang menghubungkan perangkat medis, perangkat lunak klinis, dan model AI berskala besar. Seiring dengan evolusi sistem ini, OPH mengintegrasikan data dari stasiun kerja klinik dan perangkat pemantauan di rumah ke dalam proses konsultasi, rujukan, serta tindak lanjut medis.

Server AI yang ditempatkan di klinik dan rumah sakit dirancang untuk menjalankan model secara lokal guna membantu pendokumentasian klinis, interpretasi laporan, dan pengambilan keputusan klinis. Tenaga medis akan meninjau hasil keluaran AI sebelum dimasukkan ke dalam rekam medis.

OPH sedang memperluas kapasitas sistem untuk menciptakan “kembaran digital” (digital twin) kesehatan bagi setiap individu—sebuah profil digital yang terus diperbarui dengan hasil tes, catatan yang telah diverifikasi oleh tenaga medis, dan data pemantauan.

Asisten berbasis AI, baik bagi tenaga medis maupun individu, akan mendukung penyusunan rencana perawatan, pengingat, serta tindak lanjut di antara jadwal kunjungan.

Fitur-fitur yang diperoleh dari data klinis, beserta umpan balik yang ada, dapat mendukung pelatihan, evaluasi, dan penyempurnaan model, dengan tetap mematuhi ketentuan otorisasi penggunaan serta tinjauan kualitas. Pembaruan model harus melalui proses validasi dan persetujuan sebelum dapat digunakan dalam praktik klinis. Dengan data mentah yang diproses secara lokal di bawah kendali yang tepat, sistem ini dirancang untuk menghubungkan kesinambungan perawatan dengan pengembangan AI medis.

Pos terkait