PALEMBANG, RakyatRepublika — Lima Warga Sumsel Terpapar Super Flu, Sekolah Diminta Perketat Kewaspadaan Sebanyak lima warga di Provinsi Sumatera Selatan dilaporkan terpapar Influenza A (H3N2) Subclade K atau yang dikenal sebagai Super Flu. Temuan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat virus tersebut telah terdeteksi di sejumlah provinsi di Indonesia.
Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan(Disdik Sumsel),Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di lingkungan sekolah. Ia menilai sekolah menjadi salah satu tempat dengan potensi penularan tinggi karena melibatkan interaksi banyak orang setiap hari.
“Kami telah mengimbau seluruh sekolah di Sumatera Selatan untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta memantau kondisi kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik,” ujar Mondyaboni, Selasa (6/1/2026)di ruang kerjanya
Ia menegaskan, pihak sekolah diminta segera melaporkan kepada instansi terkait apabila menemukan siswa atau guru yang mengalami gejala flu berat, seperti demam tinggi, batuk berkepanjangan, hingga sesak napas.
“Jika ditemukan gejala tersebut, kami sarankan yang bersangkutan tidak memaksakan diri untuk datang ke sekolah dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” katanya.
Mondyaboni menambahkan, Dinas Pendidikan Sumatera Selatan akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan guna melakukan sosialisasi dan edukasi terkait pencegahan penularan Super Flu di lingkungan pendidikan. Langkah ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan aman dan kondusif.
Disdik Sumsel juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, namun tidak lengah. Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran virus tersebut di tengah masyarakat,”pungkasnya.(Ken)







