Gebrakan AKBP Hendyanto Hutasoit: Wajah Baru Satlantas Palembang yang Tegas tapi Humanis

Kasatlantas Polrestabes Palembang, AKBP Hendyanto Panusunan Hutasoit SH SIK MM MTr Opsla

PALEMBANG, RakyatRepublika — Kepemimpinan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Palembang kini berada di bawah komando perwira menengah berpengalaman, AKBP Hendyanto Panusunan Hutasoit SH SIK MM MTr Opsla.

Sejak resmi dilantik oleh Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Aditiyawan, AKBP Hendyanto langsung bergerak cepat membawa semangat baru dalam penegakan hukum dan pelayanan publik di jalan raya Kota Palembang.

AKBP Hendyanto menggantikan pejabat lama, AKBP Finan Sukma Radipta, yang kini bergeser mengemban amanah baru sebagai Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan. Langkah ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi kepolisian demi meningkatkan kualitas pelayanan publik secara Presisi.

Sebagai perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol), AKBP Hendyanto dibekali rekam jejak akademis dan operasional yang solid.

Gelar magister yang disandangnya, termasuk Magister Transit Operational Ocean Logistics (M.Tr.Opsla), mencerminkan kompetensi mendalam dalam manajemen operasional dan logistik yang sangat relevan untuk mengatasi kompleksitas arus lalu lintas perkotaan seperti di Palembang.

Saat diwawancarai mengenai tanggung jawab barunya tersebut, AKBP Hendyanto menegaskan kesiapannya untuk menjaga stabilitas lalu lintas dan melanjutkan estafet kepemimpinan dengan maksimal.

“Ini merupakan amanah dan kepercayaan yang sangat besar dari pimpinan. Saya akan berupaya semaksimal mungkin melaksanakan tugas dengan baik, melanjutkan program yang sudah berjalan, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai arahan pimpinan,” ujar AKBP Hendyanto kepada awak media, Jumat (30/10/2026).

Di bawah naungan kepemimpinannya, Satlantas Polrestabes Palembang terus mengukir prestasi membanggakan. Baru-baru ini, jajaran korps sabuk putih ini menerima piagam penghargaan bergengsi dari Kapolda Sumsel dan Dirlantas Polda Sumsel.

Penghargaan tersebut diraih berkat dedikasi luar biasa para personel di lapangan, salah satunya melalui aksi sigap Brigpol Robi bersama rekan-rekan sesama anggota Satlantas.

Mereka dianugerahi penghargaan setelah berhasil menggagalkan penyelundupan dan mengamankan pengedar narkotika lintas wilayah dengan barang bukti bernilai fantastis, yakni sabu seberat 2.088 gram dan ribuan butir pil ekstasi saat tengah melaksanakan patroli kelancaran arus lalu lintas.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa di bawah komando AKBP Hendyanto, personel Satlantas tidak hanya sekadar menjaga keteraturan jalan raya, melainkan juga bertindak responsif sebagai pelindung masyarakat dari ancaman kejahatan transnasional.

Sebelum memimpin Satlantas Palembang, AKBP Hendyanto melewati berbagai penugasan strategis yang mengasah ketegasannya.

Di tengah era tilang elektronik (ETLE), ia mengambil langkah taktis memberlakukan kembali tilang manual secara selektif guna menindak pelanggaran berat yang berpotensi menyebabkan fatalitas kecelakaan.

Baginya, penegakan hukum berorientasi pada keselamatan kemanusiaan dan peningkatan kesadaran tertib berlalu lintas, bukan sekadar jumlah sanksi.

Dalam agenda Operasi Patuh Musi, ia menekankan kehadiran polisi secara humanis untuk membangun kedekatan dan edukasi kepada pengendara alih-alih mengutamakan sanksi.

“Operasi Patuh Musi ini digelar selama kurang lebih 14 hari ke depan. Kami lebih menekankan pada bagaimana mengedukasi masyarakat dan hadir di tengah mereka, sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polisi ada bersama mereka. Pada operasi kali ini, penindakan terhadap pelanggar lalu lintas tidak menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Melalui kombinasi kedisiplinan internal, ketegasan terukur, apresiasi terhadap prestasi anggota, serta pendekatan humanis kepada warga, AKBP Hendyanto berkomitmen penuh mewujudkan Kamseltibcarlantas yang kondusif di Kota Palembang. (Nirwan)

Pos terkait