Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Kapolri Berbagi Ilmu di Kongres DEMA / BEM UIN Raden Fatah

0

PALEMBANG, rakyatrepublika.com –

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjadi pembicara dan berbagi ilmu di Kongres ke – 4 Dewan Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam (DEMA/BEM PTAI) se-Indonesia di Akademik Center UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (11/10).

Dalam paparan nya, Kapolri menekankan pentingnya menjaga keutuhan bangsa kepada seluruh mahasiwa yang hadir dalam acara tersebut.” Sejak Indonesia merdeka 72 tahun lalu, nikmat yang paling besar yakni keutuhan NKRI serta tidak adanya perpecahan bangsa,” ujarnya.

Tito juga mengatakan kalau di organisasi negara-negara non blok, Indonesia dan Yugoslavia punya cerita berbeda.” Presiden Soekarno berhasil membawa Indonesia ke gerbang pintu kemerdekaan dan utuh hingga sekarang sedangkan Yugoslavia di bawah pemimpinnya, Josep Brostito terpecah menjadi beberapa negara,” katanya.

Saat ini, ujar Tito, negara Yugoslavia pecah menjadi 7 negara di antaranya Bosnia-Herzegovina, Kroasia, Macedonia, Serbia, Montenegro, Slovenia dan Kosovo.“ jadi kalau bangsa kita hari ini masih menyanyikan lagu Indonesia Raya, harus kita syukuri itu, karena itu adalah anugerah dari tuhan untuk bangsa kita, bangsa Indonesia,” imbuhnya. 

Reporter : Mella
Posting   : Angga

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.