Mengungkap Fakta Dibalik Berita

K3S Menjadi Wadah Program Link and Match

0

PALEMBANG, rakyatrepublika.com – Untuk menciptakan lulusan agar siap kerja,  Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan meminta kepada 74 SMK se Sumsel yang memiliki paket keahlian teknologi dan rekayasa untuk memaksimalkan peran Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S). Pasalnya, domain K3S diharapkan menjadi wadah para kepala sekolah agar saling membantu dalam program link and match dari sekolah ke dunia usaha dunia industri (Dudi). Demikian disampaikan Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Sumsel Erlina saat menghadiri Rapat Kordinasi (Rakor) K3S Bidang Teknologi dan Revitalisasi fi Aula SMK Negeri II Palembang, Selasa (1/5/2018).

Lebih lanjut Erlina mengatakan,  K3S menjadi wadah untuk memaksimalkan link and match sesuai arahan Kemendikbud. Makanya para kepala sekolah harus paham itu, jangan-jangan ada yang belum tahu link and match,”tegas Erlina.

Dihadapan para kepala sekolah SMK se Sumsel yang memiliki paket keahlian teknologi dan rekayasa tersebut Erlina meminta agar sesama kepala sekolah bisa berkordinasi saling membantu menyalurkan link and match yang dimiliki masing-masing sekolah. “Jangan sampai yang dikirim provinsi nanti SMKN II Palembang lagi, ke nasional SMKN II Palembang lagi,”terangnya.

Oleh karena itu lanjut Erlina, bahwa peran kepala sekolah SMK di Sumsel harus benar-benar pandai membaca peluang dalam rangka menciptakan lulusan yang siap pakai, siap kerja dan siap berkompetisi di Dunia Usaha dan Dunia Industri (Dudi).

Sementara itu dikatakan Ketua K3S SMK se Sumsel Bidang Teknologi dan Rekayasa Zulkarnain menyatakan bahwa saat ini tengah menggodok program dalam rangka peningkatan kualitas lulusan SMK terutama bidang teknologi dan rekayasa. ” Soal teknologi dan rekayasa yang bakal kita dorong apa, itu masih kita godok, Saat ini kita sedang fokus di kearifan lokal, ” Pungkasnya.

Reporter : Hasan Basri 
Editor   : Mella

Leave A Reply

Your email address will not be published.