JAKARTA, RakyatRepublika – Jessica Kumala Wongso kembali menegaskan bahwa dirinya bukan pelaku pembunuhan Wayan Mirna Salihin dalam kasus yang dikenal sebagai perkara kopi sianida. Pernyataan itu disampaikannya dalam sebuah siniar yang tayang di kanal YouTube Mereka Berbicara.
Dalam wawancara tersebut, Jessica mengaku memahami kesedihan yang dialami ayah Mirna, Edi Darmawan Salihin, atas kehilangan putrinya. Namun, ia berharap Edi Darmawan suatu saat dapat melihat perkara tersebut dari sudut pandang yang berbeda.
“Pertama-tama saya mengucapkan berduka cita atas meninggalnya Mirna karena kehilangan seorang anggota keluarga,” kata Jessica, dikutip Senin (27/7/2026).
Menurut Jessica, kehilangan anak merupakan duka yang sangat berat bagi setiap orang tua.
“Kehilangan anak kandung itu sangat menyakitkan. Saya mengerti itu,” ujarnya.
Meski demikian, Jessica kembali menegaskan bahwa dirinya bukan pihak yang bertanggung jawab atas kematian Mirna. Ia mengaku belum pernah memiliki rencana khusus untuk bertemu dengan Edi Darmawan karena saat ini lebih memilih menikmati kebebasannya setelah menjalani sekitar delapan tahun masa hukuman.
“Nggak pernah berpikir untuk ngobrol. Tapi saya doakan supaya suatu hari nanti sadar, bisa berpendapat tidak seperti yang Om selama ini yakini. Ditelaah lagi, dicari tahu lagi kebenarannya,” katanya.
Jessica juga mengajak Edi Darmawan untuk mengenal dirinya secara langsung sebelum tetap meyakini tuduhan yang selama ini diarahkan kepadanya. Menurut dia, pertemuan secara langsung dapat memberikan gambaran yang berbeda mengenai dirinya.
“Main sama saya seminggu saja. Lihatlah saya bagaimana. Saya mau Om berpikir, jangan cuma percaya dengan apa yang dikatakan orang. Kenalilah saya juga,” ujarnya.
Ia berharap suatu saat persepsi Edi Darmawan terhadap dirinya dapat berubah dan tidak lagi menyimpan kebencian.
“Semoga ke depannya Om nggak menaruh dendam sama saya. Om bisa berubah persepsinya terhadap saya,” kata Jessica.
Jessica menduga Edi Darmawan memiliki keyakinan tersebut karena menerima informasi dari pihak lain mengenai kasus yang menjerat dirinya.
“Mungkin karena dia juga tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Mungkin dia juga diberitahu, diyakinkan oleh orang-orang di sekitarnya,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Jessica mengatakan tidak menyimpan kebencian kepada ayah mendiang Mirna. Sebaliknya, ia mengaku memaafkan Edi Darmawan karena memahami besarnya kesedihan yang dialami seorang ayah yang kehilangan anak.
“Saya memaafkan karena saya juga merasakan kesedihan dia kehilangan anak,” tuturnya.
Kasus kematian Wayan Mirna Salihin pada 2016 menjadi salah satu perkara pidana yang menyita perhatian publik.
Jessica Kumala Wongso sebelumnya dinyatakan bersalah oleh pengadilan dan dijatuhi hukuman dalam perkara tersebut. Dalam berbagai kesempatan, Jessica tetap menyatakan dirinya tidak bersalah dan membantah terlibat dalam kematian Mirna. (*)






