Viral! Video Seleksi Calon Pegawai BPJS Dilatih Berjalan di Atas Api, Netizen: Apa Urgensinya?

Viral! Video Seleksi Calon Pegawai BPJS Dilatih Berjalan di Atas Api, Netizen: Apa Urgensinya?

RakyatRepublika – Sebuah video yang diduga menampilkan pelatihan calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan dengan metode berjalan di atas bara api (firewalk) tengah viral di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan sejumlah peserta melintasi bara api yang masih menyala, didampingi pemandu, dalam suasana yang menegangkan.

Video itu diunggah akun Instagram @melaniesubono pada Jumat, 31 Juli 2026. Dalam cuplikan, terlihat para peserta berjalan tanpa alas kaki di atas bara api sambil diteriakkan yel-yel “Jamsostek, Jamsostek, Jamsostek, Jaya!”. Salah seorang peserta bahkan melapor setelah menyelesaikan tantangan tersebut dengan mengatakan, “Lapor! telah selesai melakukan firewalk. Laporan selesai!”

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Viral! Video Guru Dikeroyok dan Baku Hantam dengan Murid SMK di Jambi hingga Acungkan Celurit, Apa Pemicunya?

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Melanie Subono (@melaniesubono)

Unggahan tersebut segera menarik perhatian warganet. Banyak yang mempertanyakan urgensi dan relevansi kegiatan yang dinilai berbahaya itu dengan pekerjaan sebagai pegawai BPJS Ketenagakerjaan. Melanie Subono sendiri ikut menyoroti lewat keterangan unggahannya: “Skill penting calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan harus bisa jalan di atas api.. Kira-kira berapa budget pelatihan ini?”

Kritik keras juga datang dari Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar. Ia menilai metode pelatihan berjalan di atas api sama sekali tidak tepat dan harus disesalkan. “Saya tidak melihat adanya urgensi kegiatan tersebut dalam menunjang pekerjaan mereka di BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Timboel pada Jumat, 31 Juli 2026.

Timboel menambahkan bahwa kegiatan semacam itu justru berpotensi membahayakan keselamatan calon pekerja. “Saya kira pelatihan tersebut berisiko besar terhadap calon pekerja dan tidak mendukung keselamatan mereka,” tegasnya.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak BPJS Ketenagakerjaan terkait lokasi, tujuan, maupun standar keamanan yang diterapkan dalam pelatihan tersebut. Viralnya video ini terus memicu perdebatan di kalangan masyarakat mengenai kesesuaian metode seleksi dan pelatihan pegawai lembaga jaminan sosial. (*)

 

 

Pos terkait