Mengungkap Fakta Dibalik Berita

Sekolah di Sumsel Ditargetkan Laksanakan UNBK Pada Tahun 2018

0

PALEMBANG, rakyatrepublika.com –

Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) masih menjadi andalan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dapat dilaksanakan di Seluruh wilayah Indonesia di tahun 2018 mendatang, sebagai salah satu upaya mewujudkan hal tersebut Kemdikbud memberikan bantuan 40 ribu unit komputer ke sekolah-sekolah di Seluruh Indonesia bahkan sejumlah dana dari Dana Alokasi Khusus (DAK) digelontorkan pemerintah untuk target tersebut.

Kepala Disdik Sumsel, Drs Widodo M.Pd mengatakan jadwal UN untuk tahun ajaran 2017-2018 ini sendiri diperkirakan akan berlangsung pada awal April 2018 mendatang.” Saya harap mulai dari sekarang sekolah sudah mempersiapkan diri untuk menggelar UNBK,” ujarnya, Selasa (24/10/2017).

Berdasarkan evaluasi dari tahun ini pelaksanaan UNBK baru mencapai 18 persen saja untuk jenjang SMP, sedangkan untuk SMA baru 56 persen dan SMK sudah 93 persen. “Kalau tahun depan target penerapannya harus kita tingkatkan sebanyak 80 persen untuk SMP dan 85 persen untuk SMA serta 100 persen bagi SMK,” katanya. 

Menurut Widodo, penerapan UNBK ini sangat diperlukan karena menurut Balitbang hasilnya sudah 100 persen jujur dan akurat yang artinya bisa menguntungkan dalam pelaksanaan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan penerimaan di Perguruan Tinggi yang mengutamakan integritas kejujuran.” Tahun lalu hanya kota Prabumulih yang sekolahnya menerapkan UNBK 100 persen, semua ini berkat pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Palembang yang saling membantu mewujudkannya makanya kita harap bisa menyebar ke daerah lain,” ungkapnya.

Kepala bidang SMA/SMK Disdik Sumsel yaitu Bonny Syafrian mengatakan, Kemendikbud sendiri mendorong terlaksananya UNBK ini dengan membagikan sekitar 40 ribu komputer ke sekolah di daerah termasuk di Sumsel.” Adapun rincian bantuan dari pusat tersebut meliputi Lab Komputer untuk 36 sekolah dan komputer senilai Rp200 Juta untuk 10 sekolah, sedangkan bantuan untuk media pembelajaran yang datang dari DAK pusat senilai Rp100 juta diperuntukkan bagi 121 sekolah, kalau Lab komputer nilainya Rp.199 juta sedangkan untuk komputer dalam bentuk barang yakni 21 unit komputer plus server dan perlengkapan jaringan,” imbuhnya.

Bantuan lab maupun komputer ini, kata Bonny lagi, dibagi merata ke sekolah yang membutuhkan komputer untuk menunjang pembelajaran dan ujian siswa bahkan ada pula yang mengajukan sendiri ke pusat dimana seperti tahun sebelumnya.” bahkan ada sekolah yang nekat melaksanakan UNBK padahal komputer tidak ada yang akhirnya berinisiatif pinjam laptop siswa, sekolah ini juga masuk dalam skala prioritas bantuan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 5 Palembang Sumin Ichsan mengatakan  pihaknya juga belum mengetahui kalau sekolahnya mendapat bantuan pengadaan laboratorium komputer. “Saya baru tahu kalau sekolah saya dapat bantuan, alhamdulillah kalau memang dapat , memang untuk lahan sudah ada, tinggal dibangun saja,” pungkasnya.

 
Reporter : Hasan Basri
Editor      : Mella
Posting   : Angga

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.